News
Rabu, 29 Oktober 2014 - 16:45 WIB

KONFLIK INTERNAL PPP : Kubu Romahurmuziy Cabut Surat Fraksi PPP Versi SDA

Redaksi Solopos.com  /  Adib Muttaqin Asfar  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Pengurus DPP PPP kubu Emron Pangkapi (kedua dari kanan) berbincang dengan mantan Sekjen PPP M. Romahurmuziy (kedua dari kiri), dan politikus Rusli Effendi (kiri) serta Ahmad Yani menggelar kegiatan yang mereka sebut rapat pimpinan nasional di Jakarta, Minggu (14/9/2014). (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A.)

Solopos.com, JAKARTA — Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menarik dan mencabut surat Fraksi PPP nomor 06/KA/X/2014 tertanggal 22 Oktober 2014 tentang penyampaian Susunan Keanggotaan dalam Alat Kelengkapan DPR RI (Komisi, Bamus, Baleg, BURT, BKSAP, dan Mahkamah Kehormatan Dewan).

Dilaporkan Antara, penarikan dan pencabutan surat tersebut dilakukan oleh Fraksi PPP yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi PPP, Hasrul Azwar, dan Sekretaris Fraksi PPP, Arwani Thomafi, melalui surat fraksi PPP 17/KA/X/2014 tertanggal 28 Oktober 2014 yang ditujukan kepada Pimpinan DPR RI.

Advertisement

Sebelumnya, Epyardi Asda Wakil Ketua Umum PPP yang juga merupakan Ketua Fraksi PPP versi Suryadharma Ali (SDA), telah mengajukan surat kepada pimpinan DPR RI tentang dusunan keanggotaan dalam Alat Kelengkapan DPR RI (Komisi, Bamus, Baleg, BURT, BKSAP, dan Mahkamah Kehormatan Dewan) dari fraksi PPP.

Dalam Rapat Paripurna yang berlangsung Selasa (28/10/2014) kemarin, surat yang disampaikan Epyardi Asda itulah yang dibacakan oleh pimpinan rapat paripurna DPR. Akibatnya, PPP kubu Romahurmuziy seperti Hasrul Azwar, Syaifullah Tamliha, dan anggota DPR PPP lainnya memprotes pimpinan rapat.

Namun pimpinan DPR tak menggubris. Anggota Fraksi PPP, Hasrul Azwar, kemudian menghampiri meja pimpinan dan menyerahkan berkas dari Kementerian Hukum dan HAM yang mengesahkan Romahurmuziy sebagai Ketua Umum PPP.

Advertisement

Tapi pimpinan DPR tak juga mencabut daftar nama alat kelengkapan dewan dari PPP yang sudah disahkan. Dengan marah Hasrul Azwar membalikkan dua meja di hadapannya. Beberapa gelas pecah. Sejurus kemudian Hasrul, Romahurmuziy, dan beberapa anggota Fraksi PPP, meninggalkan ruang sidang paripurna melalui pintu samping. Pimpinan DPR juga keluar dan sidang paripurna ditutup.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif