News
Rabu, 25 Juni 2014 - 20:40 WIB

BENTROK KAMPANYE PILPRES : Polresta Jogja Amankan 13 Motor dari Lokasi Bentrok

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi sepeda motor (JIBI/Harian Jogja/Solopos)

Harianjogja.com, JOGJA-Kepolisian Resort Kota Jogja mengamankan satu pelaku perusakan mobil dan sepeda motor dalam insiden bentrokan massa kampanye pemilihan presiden (Pilpres) yang terjadi Selasa (24/6/2014). Polisi juga mengamankan 13 unit sepeda motor yang diduga milik para pelaku.

Hanya saja polisi belum bisa mengungkap identitas pelaku yang diamankan tersebut karena masih dalam penyelidikan. “Sementara ini yang kita amankan satu orang dan 13 motor. Motif [perusakannya] masih kita dalami,” kata Kepala Polresta Jogja Komisaris Besar Polisi Slamet Santoso, Rabu (25/6/2014).

Advertisement

Pelaku yang diamankan tersebut adalah yang merusak mobil dan motor di pemukiman warga di Kampung Sudagaran, Tegalrejo, Jogja. Ia diamankan oleh tim urai massa gabungan Polresta Jogja dan Polda DIY. Dari lokasi tersebut polisi juga mengamankan 13 motor karena ditinggal pelaku saat dikejar polisi.

Menurut keterangan warga sekitar lokasi kejadian, para pelaku yang berjumlah sekitar 50 orang itu menggunakan atribut merah, sebagian lagi atribut hitam. Warga juga tidak menduga para pelaku bukan warga sekitar Sudagaran karena wajahnya asing atau tidak dikenal.

Seperti diketahui, dalam bentrokan massa Selasa (24/6/2014) sore itu, bentrokan terjadi antarkelompok pendukung Jokowi-JK dan kelompok pendukung Prabowo-Hatta.

Advertisement

Slamet belum bisa menyampaikan dari kelompok mana pelaku yang diamankan itu. “Yang jelas masih kita dalami dulu, kita belum tahu dari kelompok mana,” ucap Slamet.

Mantan Wakil Direktur lalu Lintas Polda DIY ini juga sudah meminta para pimpinan partai dan tim pemenangan kedua capres dan cawapres untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif