News
Senin, 23 Juni 2014 - 14:45 WIB

PDIP Laporkan Kasus Transkrip Pembicaraan Megawati dan Jaksa Agung

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Megawati Soekarnoputri (Dok/JIBI/Solopos)

Solopos.com, JAKARTA–Kuasa hukum PDIP Trimedya Pandjaitan kembali mendatangi Badan Reserse Kriminal Polri. Kali ini Trimedya melaporkan kasus persebaran transkrip pembicaraan yang diduga berasal dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Jaksa Agung Basrief Arif.

Trimedya tiba di Bareskrim pukul 11.00 ditemani dengan anggota PDIP lainnya, Senin (23/6/2014). “Pelapornya Yanuar Prawira Wasesa mewakili Ibu Megawati. Terlapornya Faisal Assegaf dan M. Dindien, Pemrednya Inilah.com,” jelasnya saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/6/2014).

Advertisement

Menurutnya, saat ini penyidik akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dan pihaknya akan segera memberikan saksi-saksi apabila diperlukan.

“Kalau kita kan dari pihak Ibu Megawati. Nanti kita tinggal atur waktunya saja kapan Ibu Megawati bisa hadir untuk diambil keterangannya,” tambahnya.

Trimedya pun berharap nantinya Jaksa Agung Basrief Arif juga dapat memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus ini agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap siapa pelaku dibalik pembuatan dan penyebaran transkrip tersebut.

Advertisement

Lebih lanjut, dalam kasus ini digunakan pasal 310 dan pasal 311 KUHP serta pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (3) UU RI No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sebelumnya, telah tersebar transkrip pembicaraan antara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Jaksa Agung Basrief Arif mengenai kasus dugaan korupsi pengadaan Bus Transjakarta senilai Rp1,5 triliun.

Basrief Arif secara langsung menyangkal dan mengatakan bahwa transkrip tersebut merupakan fitnah belaka yang ditujukan oleh pelaku kepada instansi Kejaksaan Agung dan khususnya dirinya sebagai Jaksa Agung.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif