Sejumlah calon penumpang antre membeli tiket kereta api kelas ekonomi di Stasiun Purwosari, Solo, Minggu (1/7) untuk perjalanan mudik dan balik Lebaran tahun 2012. PT Kereta Api menerapkan aturan baru yang memungkinkan masyarakat membeli tiket KA ekonomi pada H-90 keberangkatan per Minggu (1/7/2012). (Dok/JIBI/Solopos) Sejumlah calon penumpang antre membeli tiket kereta api kelas ekonomi di Stasiun Purwosari, Solo, Minggu (1/7) untuk perjalanan mudik dan balik Lebaran tahun 2012. PT Kereta Api menerapkan aturan baru yang memungkinkan masyarakat membeli tiket KA ekonomi pada H-90 keberangkatan per Minggu (1/7/2012). (Dok/JIBI/Solopos)
Selasa, 29 April 2014 00:00 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Ekonomi Share :

LEBARAN 2014
Berburu Tiket KA Lebaran, Website PT KAI Sulit Diakses

Solopos.com, SOLO—Lebaran 2014 yang kian dekat membuat masyarakat mulai berburu tiket kereta api (KA) bahkan tiket H-4 hingga H-1 Jakarta Solo ludes terjual.

Stasiun Solo Balapan berencana membuka satu loket tambahan dari dua menjadi tiga loket untuk melayani pemesanan tiket arus balik lebaran 2014 pada Kamis (1/5/2015). Langkah itu mengantisipasi antrean saat arus balik.

Seperti dilakukan warga Jebres, Giri Cahyadi. Dia hendak membeli tiket Jakarta-Purwokerto keberangkatan Sabtu (26/7) tetapi nihil. Dia mengaku sulit mengakses website resmi PT KAI pukul 00.00 WIB.

Tiket habis saat berhasil mengakses pukul 01.00 WIB dini hari. Lantas dia mencoba membeli tiket keberangkatan Minggu (27/7) melalui website PT KAI pukul 00.15 WIB.

“Via online lewat website PT KAI. Saya masih mendapat tiket saat mengakses 15 menit setelah loket dibuka. Sulit mendapatkan tiket. Padahal pembelian tiket sudah dijadwal,” kata Giri saat ditemui Espos hendak mencetak tiket KA di Stasiun Solo Balapan, Senin (28/4) pukul 01.00 WIB dini hari.

Kepala Stasiun Solo Balapan, Sigit Budi Antono, menjelaskan terkait KA tambahan, Sigit belum dapat memberikan kepastian. PT KAI menyediakan KA tambahan Argo Lawu, Argo Dwipangga, dan Senja Utama pada tahun lalu. “KA tambahan mungkin ada tapi belum tahu kapan. Operasional angkutan lebaran ketahuan H-10 lebaran. Kalau tidak ada KA tambahan maka memaksimalkan rangkaian,” imbuh Sigit.

Dihubungi terpisah, Manager Humas PT KAI Daops VI/Yogyakarta, Sumarsono, menuturkan tren pembelian tiket dari Jakarta ke sejumlah daerah 100%. Sebaliknya dari daerah ke Jakarta 50%.

Dia memprediksi kondisi sebaliknya atau arus balik pada H+2 lebaran. Pada kesempatan itu dia mengingatkan calon penumpang agar tidak nekat membeli tiket dari luar loket. Hal itu berdasarkan pengalaman yang terjadi sebelum.

“Pelanggan kalau beli tiket di tempat resmi. Jangan beli di calo. Kalau beli di calo tidak akan bisa masuk stasiun apalagi kereta. Kami akan menurunkan penumpang. Jangan memaksakan diri. Kalau sudah ada kepastian kapan akan berangkat silakan memesan. Tidak usah selalu ke stasiun,” pungkas dia.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…