Soloraya
Sabtu, 19 April 2014 - 10:03 WIB

HASIL PEMILU SOLORAYA : Pleno KPU Sragen Mundur Sehari

Redaksi Solopos.com  /  Rini Yustiningsih  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi rekapitulasi perhitungan suara (JIBI/Dok)

Solopos.com, SRAGEN – KPU Sragen bakal menggelar rapat pleno perhitungan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, Minggu (20/4/2014) besok di kantor KPU setempat. Rencana rapat pleno tersebut mundur satu hari dari jadwal semula yakni Sabtu (19/4).

Ketua KPU Sragen, Ngatmin Abbas, menjelaskan mundurnya rapat pleno dari rencana semula lantaran persoalan teknis. Meski demikian, Ngatmin menegaskan rapat pleno yang digelar Minggu masih dalam tahapan. “Sesuai tahapan, pleno mulai tanggal 19 April hingga 21 April. Untuk jadwal yang dulu itu belum final. Ya karena persoalan teknis saja,” ungkap dia saat ditemui wartawan di KPU Sragen, Jumat (18/4).

Advertisement

Ngatmin menerangkan selain panwaslu serta parpol, pihaknya juga mengundang jajaran muspika dan PPK di seluruh kecamatan guna menyaksikan rapat pleno. Hal itu dilakukan agar jajaran muspika mengetahui kondisi yang ada di tingkat bawah.

Disampaikannya, dalam rapat pleno, KPU membacakan hasil perhitungan suara tingkat kecamatan yang dituangkan dalam berkas DA1. “Jika nanti ada protes perhitungan suara dari saksi berbeda, nanti biar PPK yang menjelaskan,” urai dia.

Terkait keamanan, Ngatmin mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Sragen. “Soal berapa jumlahnya, kami tidak ngarani. Biasanya, dari kepolisian bisa memetakan sendiri,” katanya.

Advertisement

Disampaikannya, sebelum rapat pleno digelar, sejumlah aparat dari kepolisian sudah berjaga di KPU Sragen. Setidaknya, terdapat enam petugas bersenjata lengkap disiagakan di kantor KPU.

Sementara itu, Kapolres Sragen, AKBP Dhani Hernando, melalui Kabag Ops Polres Sragen, Kompol Sony Suharna, menjelaskan pihaknya bakal menyiagakan 300 personel guna mengamankan proses rapat pleno. Dijelaskannya, sejauh ini proses pemilu di Sragen masih aman.
Meski demikian, pihaknya tetap melakukan langkah antisipasi. “Kami siapkan 300 personel ada di KPU dan di Mapolres,” ungkapnya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif