Pembelaan Dinda di Path (Facebook) Pembelaan Dinda di Path (Facebook)
Kamis, 17 April 2014 13:27 WIB Jafar Sodiq/JIBI/Solopos Internet Share :

Dibully Netizen Gara-Gara Hujat Ibu Hamil, Ini Pembelaan Dinda

Solopos.com, SOLO – Curhatan remaja bernama Dinda di jejaring sosial Path menjadi pembahasan panas hari ini. Sebuah screenshot pengendara kereta ini membuat beberapa pengguna media sosial geram. Banyak yang mengecam pernyataannya.

Screenshot postingan Path Dinda yang menghujat ibu hamil (Twitter)

Screenshot postingan Path Dinda yang menghujat ibu hamil (Twitter)

Curhat di jejaring sosial barangkali jadi hal yang sah-sah saja. Tapi lain soal dengan yang dilakukan perempuan bernama Dinda.

Dinda dalam postingannya di jejarin sosial Path  mengeluhkan ada seorang ibu hamil yang meminta kursinya di kereta. Perempuan itu keberatan memberikan tempat duduknya karena ia sudah berangkat pagi demi mendapatkan kursi tersebut.

“Benci sama ibu-ibu hamil yang tiba-tiba minta duduk. Ya gue tahu lw hamil tapi plis dong berangkat pagi. Ke stasiun yang jauh sekalian biar dapat duduk, gue aja enggak hamil bela-belain berangkat pagi demi dapat tempat duduk. Dasar emang enggak mau susah.. ckckck.. nyusahin orang. kalau enggak mau susah enggak usah kerja bu di rumah saja. mentang-mentang hamil maunya dingertiin terus. Tapi sendirinya enggak mau usaha.. cape dehh,” tulisnya.

Curhatan ini dengan cepat tersebar di Twitter dan Facebook.  Hingga Kamis (17/4/2014) bahkan soal ibu hamil yang diposting Dinda ini jadi trending.

Netizen geram dengan curhatan Dinda. Beberapa bahkan membully gadis berkerudung ini dengan kata-kata yang kasar. Bahkan ada yang mengeluarkan sumpar serapah.

”semoga Dinda bisa hamil & berada di kendaraan sendiri. Kasian tulangnya, katanya bergeser,” @mO_gilang

 “Mungkin dia bkn perempuan. Tega bgt sama ibu hamil kayak gitu,” Gloria Anastasia dalam @glosiegers

“Menurut saya, kehamilan itu satu hal yang mulia. Jadi kalo para ibu hamil minta perlakuan khusus-selama masih masuk akal, ya kasih aja sih,” kata Ryu Deka melalui akun Twitter-nya, @RyuDeka.

“Wahai dinda, jangan keluhkan kereta yg penuh & nggak kebagian tmpt duduk. Mending ikhtiarkan utk punya kendaraan pribadi :D,” @Hanya2Menit

“Semoga kamu tidak pernah hamil yak mba, agar doa kamu terkabul untuk tidak menyusahkan orang lain…ammiinn,”

“Astaghfirullah tuh perempuan!!!! dia ga ada empati2nya banget yak.. dia ga pernah diceritain kali ya sama ibunya waktu ibunya hamil dia gimana beratnya tuh perut bawa dia, gimana pegelnya tuh kaki nahan berat badannya, gimana pegelnya tuh pinggang ngegendong dia dalam perut, gimana mudahnya haus dan lapar karena cairan dan asupan makanan diserap dia dalam perut jadi perlu simpan tenaga, gimana mudahnya kleyengan dan pusing karena kekurangan darah, dll!!! emosi gw,” ujar Aprilia melalui akun Facebook-nya.

“Kesimpulan kemarin. Cukup ya soal Dinda si manusia super egois itu. Just believe, carma does exist!,” Kata Oly Medina.

Meski banyak dihujat Dinda enggan merasa bersalah. Beberapa saat setelah heboh di berbagai jejaring sosial, Dinda kembali menulis di akun Pathnya.

“Path gw nyebar gara2 statemen ibu hamil yaa.. ayo monggo yang judge gw ngerasain dulu tiap hari naik kereta trs tiap hari berangkat abis subuh cuma biar dapet tempat duduk.. emg lw smuaa pada ngertiii kaki gw pincang2 gara2 geser tulangnya.. gak kan.. makanyaa gw bela2in berangkat jam 5 pagi buat dapet tmpat duduk..eh tiba2 ada ibu2 hamil baru masuk kereta jam 7 pagi.. gw udh lari2an jam 5 pagi jgn pada maunya cuma dingertiin doag para ibu.. emg gw belum hamil tapi kaki gw sakit aja gw ngerti ga mau nyusain org ko.. pliss sama2 dong kita saling ngerti jgn cuma maunyua enaknyaa doang yaa ibu2.. ayoo sinii yg ngejudge ikut sayaa yaa berangkat dari rumah saya jam 5 naik kereta tiap hari dari rumah saya 1 kali naik ojek trs 2 kali naik angkot lho ke stasiun.. ikutin aja rutinitas saya tiap hari kalo ga ada komen apa2 berarti saya yang berlebihan.. hehe..,” tulis Dinda.

“Oiya banyak juga ibu hamil yang gw lihat berangkat pagi juga. Nah, kenapa ga pada nyontoh merekaaaa. Mereka aja bisa koq. Kalau ga mau nyusahin ga usah minta-minta tempat duduk diem ajaa. Hahahah dasar aja pemalasss. Itu buktinya ada aja juga koq yang ga yang pemalas. Respect saya pada ibu-ibu hamil yang mandiri dan ga manja!!! Be though girl!!,” lanjutnya dalam postingan setelahnya.

lowongan kerja
lowongan kerja PT.BANDARTRISULA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…