KECELAKAAN WONOGIRI
Misteri Supra X Maut Terungkap, 1 Motor Telan 2 Nyawa

Petugas mengatur arus lalu lintas menghindari jenazah korban kecelakaan lalu lintas di Jl. Ahmad Yani, tepatnya di bawah Kreteg Bang, Wonogiri, Minggu (30/3/2014) sekitar pukul 12.00 WIB. (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)Petugas mengatur arus lalu lintas menghindari jenazah korban kecelakaan lalu lintas di Jl. Ahmad Yani, tepatnya di bawah Kreteg Bang, Wonogiri, Minggu (30/3/2014) sekitar pukul 12.00 WIB. (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO – Spekulasi misteri korban kecelakaan Wonogiri bergulir sejak diberitakan Solopos.com, Minggu (30/3/2014) malam. Misteri yang terbangun dari komentar salah seorang netizen pada laman Solopos.com  tentang pelat nomor yang sama dalam dua kecelakaan pun akhirnya terjawab.

Seperti diberitakan Solopos.com, misteri motor maut Supra X berwarna hitam dengan pelat nomor AE 3348 XV menelan dua nyawa pengendaranya pada tahun 2012 dan Minggu lalu. Kendati sempat memicu banyak spekulasi terkait kemungkinan adanya permainan pelat nomor bodong dan sepeda motor seken yang dijual setelah terlibat kecelakaan maut, nyatanya Supra X berwarna hitam dengan pelat nomor AE 3348 XV itu bernar-benar sama. Identik.

Bahkan kedua korban pun punya hubungan keluarga. Supra X berpelat AE 3348 XV yang digunakan korban kecelakaan lalu lintas di bawah Kreteg Bang ternyata pernah digunakan kaka ipar korban, Sugeng Riyadi, yang tewas dalam kecelakaan maut 2012 silam. Hal ini diungkap oleh pemilik akun Hendrie Kentrieng di Facebook yang berkomentar di laman Solopos.com.

“Sugeng Riyadi yg mninggal 2 tahun lalu itu adik dari kakak ipar Trianida Saputri. Memang benar kalo motor dan plat nomornya sama, Aku tonggone Trianida Saputri (dik Puput) soale. Buat teman2 yg baca mohon doanya yg ikhlas buat alm. Dik Puput (Trianida Saputri),” tulis Hendrie Kentrieng yang mengaku tetangga korban, Minggu (31/3/2014).

Pernyataan Hendrie juga dikuatkan oleh pengguna lain yang berasal dari Pacitan, Jawa Timur, Henrie Sulistiyono. Dalam komentarnya dia mengatakan tidak ada misteri dalam dua kecelakaan itu. “Memang itu motor saudara ipar nya.yang dipakai kecelakaan 2 tahun lalu..so kita cukup doakan aj semoga kelg yang di tinggal di beri ketabahan, alangkah itu lebih baik dari pada nyari kisah misteri yang g jelas bro,” katanya.

Dua pernyataan in dikuatkan oleh beberapa komentar di fanpage Facebook Solopos.com. Diberitakan Solopos.com, kecelakaan di Wonogiri, Minggu pukul 12.00 WIB menewaskan warga Pacitan bernama Tri Anida, 19. Dia meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jl. Ahmad Yani tepatnya di bawah Kreteg Bang, Wonogiri.

Kala melaju dari arah Wonogiri menuju Solo, Tri Anida yang hendak mendahului bus Agra Mas jurusan Wonogiri-Jakarta membentur bodi bus dan terjatuh. Saat terjatuh, kepala Tri Anida terlindas ban bagian belakang bus. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan 2012 silam tepatnya, Rabu (15/8/2012) seorang pengendara motor yang sama dengan pelat nomor sama tewas juga akibar kecelakaan maut dengan truk.

Detik.com, Rabu (15/8/2012), mencatat kecelakaan maut terjadi di jalur mudik Pacitan-Solo, Jl. W.R. Supratman samping Mapolsekta Pacitan. Sugeng Riyadi, 28, yang dikatakan kakak ipar dari korban kecelakaan lalu lintas di Wonogiri itu tewas setelah sepeda motornya menghantam dump truck berpelat nomor AD 1413 JG.

Kedua laka ini memang masih dipertanyakan keterkaitannya. Jika benar motor yang sama pernah digunakan dalam kecelakan sebelumnya maka hal ini patut disayangkan. Komenar menarik dikemukakan akun Facebook, Wahyu Beyekace. “Menurut orang Jawa kalo kendaraan udah pernah makan korban jiwa dan masih di pake’ lagi. .itu pasti akan memakan korban lagi secara keterusan,” katanya mengomentari postingan berita Solopos.com.

 

Editor: | dalam: Wonogiri |
Menarik Juga »