PILPRES 2014
Prabowo Kebanjiran Dukungan Purnawirawan

Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto (JIBI/Solopos/Antara/Agung Rajasa)Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto (JIBI/Solopos/Antara/Agung Rajasa)

Solopos.com, JAKARTA — Sedikitnya 300 purnawirawan TNI mendeklarasikan dukungan mereka terhadap pencalonan Prabowo Subianto sebagai presiden dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Letjen TNI (Pur) Yunus Yosfiah mengatakan dukungan diberikan karena mereka yakin Prabowo merupakan sosok pemimpin yang tegas dan mampu membawa perubahan bagi Indonesia.

“Kita memerlukan sosok pemimpin yang tegas dan berwibawa seperti Pak Prabowo. Saya yakin Indonesia lebih bisa maju dengannya,” kata Yunus saat deklarasi dukungan terhadap Prabowo di Ruang Birawa Menara Bidakara, Pancoran, Jakarta, Kamis (27/3/2014).

“Saya juga pernah ketemu Jokowi (capres PDIP), dia orangnya baik. Kalau ditanya pilihan yang jelas saya rahasiakan, tapi kan bisa dilihat pidato saya tadi,” ujar Yunus seusai deklarasi.

Sementara itu purnawirawan lain TNI, Ryamizard Ryacudu juga disebut-sebut sebagai kandidat cawapres Jokowi. Ada pula mantan Kapolri Da’i Bachtiar yang mendampingi Jokowi saat berkampanye di Lampung.

“Ryamizard orangnya baik, dia juga mantan anak buah saya dulu. Kalau Da’i Bachtiar juga orangnya baik,” sebut Yunus.

“Tapi kalau Prabowo orangnya hebat, bukan sekadar baik. Karena baik belum tentu hebat,” imbuh dia. Yunus pun menghormati purnawirawan TNI dan Polri lain yang mendukung capres selain Prabowo. Menurut dia, itu adalah hak politik mereka.

Prabowo selaku calon presiden (capres) dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Gerindra dalam sambutannya menyayangkan adanya sosok pemimpin yang tidak menepati janji-janjinya kepada rakyat. “Ada pemimpin yang sering ingkar janji, lain di mulut lain di hati, kita tidak butuh pemimpin seperti itu,” kata Prabowo.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tegas. Terutama, dalam menghadapi persoalan korupsi yang marak dilakukan elite politik. “Korupsi bertambah marak karena dipimpin oleh orang yang lembek. Seorang pemimpin harus memenuhi janjinya, mau berkorban demi kedaulatan bangsa,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan akan menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan amanah rakyat apabila terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2014. (Akhirul Anwar/JIBI/Bisnis/Solopos/Detik)

 

Editor: | dalam: Politik |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »