Idham Samawi (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Senin, 10 Maret 2014 14:00 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Janji Perjuangkan Guru Honorer, Idham Bantah Curi Start Kampanye

Solopos.com, BANTUL- Ketua Dewan Pendidikan Bantul, Idham Samawi membantah telah mencuri start kampanye untuk proses pencalonan dirinya menjadi anggota legislatif di DPR RI dengan berjanji memperjuangkan nasib guru honorer pada pertemuan dengan ribuan guru dan pegawai honorer kategori II, Sabtu (8/3/2014).

Idham menyayangkan, Pemerintah Pusat hanya meloloskan sebanyak 592 peserta seleksi CPNS dari total 1.300-an peserta yang ikut seleksi. Pemerintah Pusat, kata dia, harusnya juga mempertimbangkan masa kerja peserta seleksi.

Mantan Bupati Bantul ini menyinggung, bila Ia lolos ke Senayan (terpilih sebagai Anggota DPR), akan lebih mudah memperjuangkan aspirasi para guru honorer.

“Kalau di Senayan sudah berkuasa, menterinya nanti yang saya panggil, kenapa guru dan pegawai honorer enggak diloloskan, maunya itu apa,” kata Idham bersemangat.

Idham enggan disebut mencuri start kampanye caleg secara terbuka dengan memanfaatkan momentum pertemuan guru honorer, saat dikonfirmasi.

“Ada enggak saya mengajak mereka memilih saya, menyebutkan nomor urut saya, Panwaslu [Panitia Pengawas Pemilu] pasti juga tahu soal itu. Posisi saya sebagai Ketua Dewan Pendidikan,” ujarnya.

Terkait kontroversi pengangkatan CPNS di Bantul yang akan menambah beban belanja pegawai, Idham tidak mau peduli. Pengangkatan CPNS tersebut menurut dia, kewajiban dan tanggungan pemerintah pusat bukan daerah.

Ketua Forum Komunikasi Guru dan Pegawai Honorer Kategori II Subardi meminta Dewan Pendidikan memperjuangkan nasib mereka yang belum lolos seleksi CPNS. Ia juga menyinggung, posisi Idham sebagai caleg.

“Kami yakin Pak Idham pasti punya chanel di Jakarta untuk memperjuangkan kami. Kami doakan mudah-mudahan beliau bisa menuju ke Jakarta [lolos Anggota DPR] dengan mulus dan sukses,” kata Subardi.

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…