Laman cpns.menpan.go.id Laman cpns.menpan.go.id
Minggu, 2 Maret 2014 20:14 WIB Ika Yuniati/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

NASIB TENAGA HONORER
BKD Sragen Verifikasi Data Honorer K2 Bodong

Solopos.com, SRAGEN– Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sragen tak ingin terlalu gegabah dengan melakukan verifikasi ulang semua data CPNS K2 yang lolos seleksi tahun ini. Menyusul ditemukannya 10 data peserta CPNS K2 yang menggunakan berkas palsu saat verifikasi K2 tahun 2012 lalu.

Meski diduga masih banyak peserta CPNS K2 yang menggunakan data palsu alias bodong, Kepala BKD Sragen, Suwandi, Minggu (2/3/2014), menegaskan bahwa pihaknya tak memiliki kewenangan melakukan verifikasi ulang peserta yang lolos seleksi. Menurutnya, yang berhak memutuskan data peserta palsu atau tidak ialah Pemerintah Pusat.

Sementara, Pemkab Sragen hanya bertindak sebagai penyelenggara. Suwandi meminta semua pihak untuk menunggu pemberkasan administrasi bagi peserta yang lolos CPNS. Pasalnya, dalam pemberkasan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat itu, data peserta yang lolos seleksi bakal diverifikasi ulang. Sehingga, mereka yang memang tidak memiliki data resmi bisa dianulir.

Sementara, hingga saat ini informasi mengenai jadwal pemberkasan juga belum sampai di BKD Sragen. “Kami enggak bisa memutuskan apakah data itu palsu atau tidak. Kami juga enggak bisa memutuskan apapun. Nanti ada pemberkasan. Kita tunggu hasil pemberkasan nanti seperti apa,” tegasnya.

Seperti yang sebelum-sebelumnya ia pernah katakan, salah satu alasan BKD tak melakukan verifikasi ulang peserta yang lolos seleksi ialah karena sebelumnya data K2 sudah pernah diverifikasi pada tahun 2012. Kala itu tim verifikasi juga telah melalui semuanya sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sehingga, ia meyakini semua data sudah terseleksi dengan baik.

Sementara, saat ditanya mengenai instruksi pejabat Kemenpan-RB yang dirilis di web resmi mereka Jumat (21/2/2014), tentang SK bodong yang bisa dianulir, Suwandi, tak bisa menindaklanjuti. Mengingat, hingga saat ini belum ada instruksi resmi dari pemerintah pusat.

Kendati demikian, ia mengaku siap jika melakukan verifikasi ulang data k2 jika itu memang perintah resmi dari pemerintah pusat. “Kami kalau enggak ada dasar aturan formalnya enggak berani melakukan. Nanti enggak ada dasarnya. Lagipula jadwal pemberkasan juga belum jelas,” tegasnya.

Sementara, LSM Formas, Andang Basuki, saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat (28/2), mengatakan verifikasi ulang peserta yang lolos CPNS seharusnya segera dilakukan. Pemkab harus proaktif untuk melakukan pengecekan data yang memang dicurigasi palsu.

Jangan hanya berlindung verifikasi dan validasi Kemenpan-RB. “Ketika ada kejanggalan di lapangan ya seharusnya segera ditindaklajuti agar selanjutnya dilaporkan ke Kemenpan. Karena itu kan manipulasi data dan sanksinya pidana,” tegasnya.

Lowongan Pekerjaan
Account Executive SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply





iklan-teaser-2-desember-2-on

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…