Tersangka pencurian, Benny Putra Perdana, 20, warga Dukuhan RT 002/RW 008, Sawahan, Ngemplak, Boyolali (tengah) saat di Mapolres Karanganyar, Jumat (28/2/2014). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos) Tersangka pencurian, Benny Putra Perdana, 20, warga Dukuhan RT 002/RW 008, Sawahan, Ngemplak, Boyolali (tengah) saat di Mapolres Karanganyar, Jumat (28/2/2014). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Sabtu, 1 Maret 2014 04:31 WIB Ponco Suseno/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

PENCURIAN KARANGANYAR
Maling Kos-Kosan Dihajar Massa

Solopos.com, KARANGANYAR –Pencuri spesialis indekos di Gondangrejo harus babak belur dihakimi massa saat beraksi di indekos di Wonoharjo, Gondangrejo, Karanganyar, Kamis (27/2/2-14). Pencuri tersebut bernama Benny Putra Perdana, 20, warga Dukuhan RT 002/RW 008, Sawahan, Ngemplak, Boyolali.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Benny semula hendak beraksi di sebuah indekos di Gondangrejo. Sial baginya, aksi tersebut tepergok warga sekitar. Sejumlah warga yang berhasil menangkap Benny langsung menghajar tersangka. Beruntung, aksi main hakim warga tak mengakibatkan Benny mengalami luka berat. Pasalnya, anggota Polsek Gondangrejo yang memperoleh laporan kasus pencurian itu segera menangkap Benny.

Setelah dilakukan penyidikan, Benny mengaku hendak melakukan pencurian di indekos yang penghuninya sebagian besar wanita tersebut. Barang-bukti (BB) yang disita dari tangan Benny, seperti helm, pelek sepeda motor, obeng dan sepeda motor Smash ber-Nopol AD 6533 CK.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun,” kata Kasubag Humas Polres Karanganyar, AKP Didik Noertjahyo, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, saat ditemui wartawan di Mapolres Karanganyar, Jumat (28/2).

Tersangka pencurian, Benny, mengaku baru sekali melakukan aksi pencurian di Gondangrejo. Sedianya, uang hasil pencurian digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya belum memperoleh apa-apa karena ketahuan warga. Waktu itu, saya ingin melarikan diri dengan sepeda motor saya, tapi sudah ditangkap warga [sebelum ditangkap polisi],” kata tersangka yang bekerja sebagai tukang serabutan tersebut.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…