ilustrasi (JIBI/dok) ilustrasi (JIBI/dok)
Jumat, 28 Februari 2014 15:40 WIB Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

PASAR JAMU NGUTER
Pedagang Kompak Belum Bayar Biaya Balik Nama

Solopos.com, SUKOHARJO–Para pedagang yang baru saja menempati Pasar Jamu Nguter belum ada yang membayar biaya balik nama kepada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Para pedagang beralasan omzet mereka belum mampu memberi hasil yang mencukupi pembayaran biaya balik nama.

Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sukoharjo, Dahlia Artiwi, ketika ditemui wartawan di kantornya, Kamis (27/2/2014), mengatakan sesuai aturan, pedagang yang menempati kios diwajibkan membayar biaya balik nama sebesar Rp3,5 juta per kios. Sementara pedagang yang menempati los, diwajibkan membayar Rp1,5 juta per los.

“Hingga hari ini belum ada yang membayar. Kalalau ditanya, pedagang mengatakan perekonomian mereka belum bagus. Kesadaran pedagang untuk membayar masih kurang,” jelasnya.

Salah satu pedagang jamu di Pasar Jamu Nguter, Priyanto, 34,  ketika ditemui Espos di kiosnya, Selasa (25/2/2014), mengatakan dirinya belum membayar biaya balik nama bagi kiosnya. Sebelumnya, ia dan para pedagang berharap semua keperluan setelah pasar selesai dibangun adalah gratis.
“Saya menunggu dulu. Lagi pula, belum peresmian [Pasar Jamu Nguter],” kata dia.

Pernyataan senada disampaikan pedagang kelontong yang menempati los di Pasar Jamu Nguter, Totok, 41, saat ditemui Espos, Selasa. Ia mengaku memiliki tiga buah los. Dua los terletak di lantai I sedangkan satu los terletak di lantai II.
“Saya belum bayar biaya balik nama. Hingga hari ini masih sepi pembeli,” terangnya.

Ia mengatakan meski memiliki tiga los, ia hanya menggunakan dua los yang ada di lantai I. Hal itu ia pilih karena ongkos angkut barang ke lantai II memerlukan biaya yang besar.

“Saya memilih mengontrak sebuah gudang di belakang pasar. Biayanya Rp5 juta per tahun. Di sana bongkar muat barang lebih mudah,” ujarnya.
Ia menilai, pemilik kios sangat diuntungkan dengan selisih biaya balik nama. Sesuai penghitungannya, ukuran satu los adalah 6 meter persegi. Sehingga dua los yang ia pakai berukuran total 12 meter persegi. Sementara itu, ukuran kios adalah 12 meter persegi.

“Pemilik kios membayar Rp3,5 juta per kios. Saya harus membayar Rp3 juta untuk dua los. Padahal ukuran dua los sama dengan satu kios. Kios diuntungkan karena dibatasi tembok,” paparnya.

Pedagang pakaian di lantai II Pasar Jamu Nguter, Nanik, 45, yang dijumpai Espos di losnya, Selasa, mengatakan memiliki enam los di lantai II. Ia juga belum membayar biaya balik nama yang dibebankan kepadanya.

“Keadaan masih sepi. Beberapa calon pembeli naik ke lantai II hanya untuk jalan-jalan,” pungkasnya. Pasar Jamu Nguter dibangun dengan total dana Rp13,4 miliar dari APBN dan APBD.

lowongan kerja
lowongan kerja Supervisor & Counter, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

Leave a Reply





iklan-teaser-2-desember-2-on

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…