Ilustrasi longsor (Dok/JIBI/Solopos) Ilustrasi bencana alam tanah longsor (JIBI/Solopos/Dok.)
Jumat, 28 Februari 2014 22:20 WIB Hijriah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Boyolali Share :

LONGSOR BOYOLALI
2 Lokasi di Cepogo dan Selo Longsor

Solopos.com, BOYOLALI–Longsor kembali terjadi di dua titik di wilayah Kecamatan Cepogo dan Selo, Jumat (28/2/2014). Tanah tebing di Jl.Raya Cepogo-Selo tepatnya di sebelah barat tikungan Irung Petruk Desa Genting Kecamatan Cepogo dan tebing di Jl.Raya Cepogo-Ampel tepatnya di sebelah utara Gunung Sentir Desa Sepandan Kecamatan Selo longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Cepogo sepanjang Jumat.

Keduanya terjadi di kisaran pukul 11.00 WIB – 14.00 WIB. Dari informasi yang dihimpun Solopos.com, di Jl.Cepogo-Selo longsor menimpa tebing setinggi 9 meter dengan lebar 5 meter dan tebal longsoran 1 meter.

“Longsoran tebing ini menutup separuh jalan,” kata Kapolsek Cepogo, Bambang Rusito M, kepada Solopos.com.

Dengan adanya kejadian tersebut jajaran Muspika Kecamatan Cepogo dan warga di sekitar lokasi kejadian untuk membersihkan longsoran tanah yang menutup jalan. Jalur di Jl.Cepogo-Ampel sempat ditutup dan jalur dialihkan.

“Di jalur Jl.Cepogo-Selo sempat diberlakukan sistem buka tutup tapi sekarang sudah dibereskan semua.”

Kemudian, di Jl.Cepogo-Ampel longsor terjadi pada tebing setinggi 10 meter dan lebar 9 meter. Akibatnya jalan di jalur tersebut tertutup tanah longsor.

“Sepandan memang sudah terbiasa longsor dan masyarakat Gunung Sentir biasanya akan langsung membersihkan jalan dari tanah longsor,” kata Camat Selo, Wurlaksono.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…