Husein Alatas, kontestan Indonesian Idol 2014 (Capture Youtube) Husein Alatas, kontestan Indonesian Idol 2014 (Capture Youtube)
Jumat, 28 Februari 2014 23:53 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos TV Plus Share :

INDONESIAN IDOL 2014
Husein Sukses Kalahkan The Rock Dhani, Dewi Belum Berhasil

Solopos.com, SOLO –  Indonesian Idol 2014 babak 12 besar panggung spektakuler  Jumat (28/2/2014) menghadirkan penampilan terakhir Husein dan Dewi.

Penampilan yang kurang maksimal bisa menjadi sebuah hal yang membahayakan kelangsungan mereka di panggung tersebut. Malam ini, Jumat (28/2/2014), menjadi kesempatan bagi mereka untuk kembali membuktikan mereka memang layak berada di 12 besar.

Menjelang akhir acara, Dewi menyanyikan lagu milik Reza Artamevia berjudul Pertama. Namun wanita berusia 16 tahun ini belum bisa menandingi kualitas sang penyanyi aslinya.

Menurut juri, dirinya tidak mampu menyanyikan lagu ini dengan baik. Nadanya yang seksi belum bisa ditampilkan jelas oleh dirinya.

“Kamu belum bisa, lagu seharusnya dinyanyikan dengan suara yang seksi. Kamu belum bisa enjoy,” kata Anang. Namun, Tantri justru menganggap penampilan Dewi telah menijukkan ciri khasnya tersendiri “Lagu ini memang susah, kamu justru bisa menyanyikannya dengan baik.”

Husein menjadi penutup dari seluruh kontestan. Vokalis Children of Gaza ini tampil dengan menyanyikan lagu milik The Rock berjudul Kamu-kamulah Surgaku. Komentar yang dilayangkan kepadanyapun sangat luar biasa. Seluruh juri bahkan memuji kualitas vokalnya yang dinilai lebih bagus dari penyanyi aslinya, yakni Ahmad Dhani.

“Kamu lebih baik dari penyanyi aslinya. Sangat luar biasa kamu,” kata Anang. Ahmad Dhani sang pemilik lagu tersebut juga mengakui kemapuan Husein dalam menyanyikan lagu tersebut lebih baik darinya. “Saya setuju dengan Mas Anang, kamu lebih baik dari penyanyi aslinya.”

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…