Ilustrasi uang (JIBI/Harian Jogja/Antara) Ilustrasi uang (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Jumat, 28 Februari 2014 21:15 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Dishubkominfo Gunungkidul Tak Tahu Ada Pengadaan Barang Rp215 Juta

Solopos.com, GUNUNGKIDUL—Ada kemungkinan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul keliru dalam membuat rencana pengadaan barang dan jasa di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun ini.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dishubkominfo Gunungkidul Budi Santoso menanggapi seputar dana Rp215 juta untuk pengadaan peralatan pengujian kendaraan bermotor yang menggunakan sistem tunjuk langsung bukan dengan mekanisme lelang.

“Kemungkinan ada kekeliruan tapi kami [Dishubkominfo] belum tahu. Informasi itu [soal Rp215 juta] segera kami konfirmasi secepatnya,” ujar Budi, Kamis (27/2/2014).

Dia mengaku semestinya anggaran lebih dari Rp200 juta memakai mekanisme lelang untuk mendapatkan penggarap proyeknya.

Menurut dia, pagu anggaran pengadaan barang dan jasa di Dishubkominfo sudah ada batasan-batasannya.

“Akan kami [sekretariat Dishubkominfo] telusuri apa landasannya [tidak lelang terbuka]” ucap Budi.

Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul Jumiran mengatakan pengadaan barang dan jasa di atas Rp200 juta tanpa lelang jelas melanggar aturan. Dia pun akan minta klarifikasi ke Dishubkominfo soal anggaran Rp215 juta itu.

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…