Katy Perry dalam video klip Dark Horse (Youtube) Katy Perry dalam video klip Dark Horse (Youtube)
Kamis, 27 Februari 2014 12:43 WIB Jafar Sodiq/JIBI/Solopos Issue Share :

KONTROVERSI VIDEO KATY PERRY
Katy Perry Sebut Telah Menjual Jiwanya ke Setan

Solopos.com, SOLO – Nama Katy Perry ramai diperbincangkan setelah rilis video klip kontroversialnya dalam lagu Dark Horse. Sejumlah media internet yang rajin membahas isu-isu satanic mengungkit kembali pernyataan pemilik akun @katyperry ini saat menyatakan diri telah menjual jiwanya ke setan.

Pernyataan ini secara gamblang juga terlihat dalam rekaman video yang diunggah di situs Youtube oleh evilindustrydotcom pada 2010 lalu. Video berdurasi 33 detik itu mengambil potongan rekaman wawancara Katy Perry.

Video yang telah ditonton oleh lebih dari 1 juta viewers itu memperlihatkan Katty Perry dalam balutan busana hijau mengeluarkan pernyataan menarik.

“Saat berusia 15 tahun. Saya ingin seperti Amy Grant (musisi ternama), tapi sepertinya sulit. Saya akhirnya menjual jiwa saya pada setan,” katanya.

Pernyataan ini telah ditulis ulang di sejumlah laman internet. Seperti di laman daviddicke dalam sebuah postingan di tahun 2011 silam. Freemasontv Rabu (26/2/2014) juga mengutip pernyataan ini untuk dijadikan judul sebuah postingan.

Dalam beberapa blog tertulis, “ True Story: Did Katy Pery Soul To The Devil? (Kisah Nyata: Benarkah Katy Perry Menjual Jiwanya ke Iblis?).”

Laman blog ini mengupas habis kehidupan Katy yang bersinggungan dengan simbol iblis.

Bahkan saat meluncurkan film dokumenter berjudul Katy Pery: Part Of Me. Dalam video tersebut Perry bercerita tentang masa kecilnya, disambung dengan kariernya yang sempat mandek ketika masih bernyanyi gospel. Dan saat berhenti dia mulai terpikir untuk “mendekati” Amy Grant.

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…