Katy Perry yang dianggap rasis saat mengenakan baju geisha Jepang (Nydailynews.com) Katy Perry dianggap rasis saat mengenakan baju kimono ala geisha Jepang (Nydailynews.com)
Kamis, 27 Februari 2014 20:10 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos Issue Share :

KONTROVERSI VIDEO KATY PERRY
Inilah Catatan Kontroversial Katy Perry

Solopos.com, SOLO Katy Perry, penyanyi pop asal Amerika Serikat (AS) tengah menjadi topik hangat dunia menyusul beredarnya music video kontroversialnya yang dianggap melecehkan umat Islam. Penyanyi berusia 29 tahun itu sejatinya kerap kali muncul dengan kontroversi terkait penampilannya yang terbilang menyentrik. Dari berbagai sumber Solopos.com, Rabu (26/2/2014), merangkum beberapa kontroversi yang dilakukan oleh pelantun lagu Roar tersebut.

Pada tahun 2008, Katy Perry menuai kontroversi lewat liriknya di lagu I Kissed a Girl yang menceritakan tentang penyimpangan seksual. Kritik terhadap lagu tersebut muncul saat banyak orang tua yang prihatin dengan efek yang ditimbulkan dari lagu tersebut yang akan mengarahkan anak-anak mereka pada perilaku seksual yang menyimpang.

Pada pertengahan tahun 2013 lalu, Katy Perry sempat menghebohkan dunia terkait penampilannya yang terbilang cukup vulgar di video klipnya berjudul California Gurls. Kontrovesi tersebut muncul saat dirinya tengah berfoto dengan anak-anak di sebuah acara Much Music Video Award di Toronto, Kanada yang mempelihatkan seorang anak kecil berpenampilan mirip dirinya di video klip tersebut.

Sang anak kecil terlihat menggunakan kostum ala Katy Perry dan menutupi dadanya dengan dua buah cup cake. itulah pasalnya Katy Perry dianggap telah memberikan contoh buruk pada penampilannya terlebih kepada anak-anak. Sebagian orang menganggap dandanan sang anak yang mirip Katy Perry sebagai suatu tindakan yang tak pantas dilakukan anak-anak.

Kontrovesi lain juga muncul dari kostum yang ia kenakan pada ajang American Music Award (AMA) pada akhir tahun 2013 lalu. Ia yang saat itu mengenakan kostum ala geisha Jepang dianggap sebagai suatu bentuk rasis. Meski banyak yang memuji penampilan Katy Perry yang terlihat cantik menggunakan kimono, tapi banyak pula yang mengecam penampilannya.

Penampilan Katy dianggap rasis karena merupakan stereotip dari ras kulit putih dalam memandang ras tertentu khususnya bagi ras orang Asia. Kontrovesi ini muncul mengingat budaya Asia yang seringkali menjadi sebuah properti untuk mengangkat popularitas orang kulit putih.

Tak cukup sampai di situ, beberapa waktu lalu, sempat heboh mengenai ciuman Katy dengan penyanyi kontroversial Miley Cyrus. Saat itu Miley yang tengah menyanyi di panggung menyanyikan lagu Adore You. Ia tiba-tiba turun dari panggung dan memberikan ciuman di bibir Katy.

Pada kasus terakhir, Katy mendapatkan kontroversi besar terkait dugaan pelecehan agama Islam yang ia lakukan di video klip terbarunya, Dark Horse. Dalam video berdurasi 3 menit 46 detik ini, terlihat ia membakar seorang pria yang mengenakan kalung berlafalkan Allah. Berang dengan apa yang dilakukan Katy, ribuan kaum muslim di seluruh dunia bahkan membuat petisi untuk menghentikan video klip tersebut.

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…