Ilustrasi (JIBI/Dok)
Kamis, 27 Februari 2014 11:10 WIB Rima Sekarani/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Konsumsi Ikan di Sleman Terus Meningkat

Solopos.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu, menginginkan kaum muda menggeluti bidang pertanian dan perikanan.

“Peluangnya sangat menjanjikan dalam meningkatkan kesejahteraan,” katanya pada pembukaan workshop minapolitan di Kelapa Gading Resto, Rabu (26/2/2014).

Penetapan Kecamatan Berbah dan Ngemplak sebagai kawasan minapolitan diharapkan meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perikanan serta memudahkan para petani ikan memasarkan hasil budidayanya.

“Juga meningkatkan pendapatan petani ikan dan pengolah hasil-hasil perikanan,” lanjut Yuni Satia Rahayu.

Dipaparkan Yuni, produksi perikanan DIY masih defisit akibat kebutuhan yang tinggi. Kebutuhan ikan di DIY setiap tahun rata-rata mencapai 90.000 ton, sementara produksinya hanya 70.000 ton. Lebih dari 30% konsumsi ikan harus didatangkan dari luar daerah.

Melihat hal tersebut, Yuni Satia Rahayu berharap budidaya perikanan dapat menjadi sektor usaha unggulan di Sleman. Menurutnya, usaha perikanan masih sangat potensial untuk dikembangkan.

Rata-rata tingkat konsumsi ikan di Sleman lebih tinggi dibandingkan DIY. Pada 2011 lalu, konsumsi ikan DIY yaitu sebesar 20 kg/kapita/tahun, sementara di Sleman mencapai 27,78 kg/kapita/tahun.

Pada 2012, konsumsi ikan di Sleman bahkan meningkat menjadi 28,65 kg/kapita/tahun. Produksi perikanan Sleman pada 2012 pun mengalami peningkatan, yaitu mencapai lebih dari 21.000 ton dan meningkat 19% dibanding tahun sebelumnya. Itulah yang menjadi dasar minapolitan di wilayah Sleman harus lebih dikembangkan.

“Saya harap minapolitan harus mampu memfasilitasi sebuah usaha perikanan dari hulu hingga hilir. Jangan hanya terfokus pada aspek budidaya saja, tetapi juga pengolahan pasca panennya,” ucap Yuni Satia Rahayu.

Dia menambahkan masyarakat Sleman juga memiliki daya inovasi yang baik untuk pengembangan produk pangan olahan.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…