Spanduk Prof. Rhoma Irama (Detik/Twitter)
Kamis, 27 Februari 2014 12:31 WIB Jafar Sodiq/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

GELAR PROFESOR RHOMA IRAMA
Kampus Pemberi Gelar Profesor Rhoma Irama Tak Terdaftar di Webometrics

Solopos.com, SOLO – Gelar profesor milik Rhoma Irama kembali memunculkan tanda tanya besar. Selain dipertanyakan oleh salah satu petinggi partai pengusungnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), universitas dikabarkan yang memberi gelar Profesor Honoris Causa pada Rhoma ternyata tidak tercatat di Webometrics.

Perguruan yang memberi gelar Profesor pada Rhoma Irama, American University of Hawaii, ternyata belum pernah tercatat dalam Webometrics. Universitas ini tidak memiliki situs resmi dan hanya memiliki akun di situs academia.edu.

Webometrics adalah laman situs yang memperkenalkan perangkat pengukuran kemajuan perguruan tinggi melalui sumber akses Internet. Hampir setiap perguruan tinggi terdaftar dalam situs ini. Situs ini biasanya menjadi salah satu rujukan untuk melihat tingkat aktivitas mahasiswa dalam mengakses situs universitas masing-masing.

Universitas yang memiliki situs resmi akan masuk dalam daftar pemeringkatan Webometrics. Jangankan universitas di Amerika, kampus kecil di Indonesia pun terdaftar di sana. Nah, tidak adanya nama American University of Hawaii pun menjadi pertanyaan publik. Apalagi belum lama ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Ketua Dewan Perwakilan Partai (DPP), Marwan Jafar.

“Profesor apa, saya tidak tahu. Gelar itu diberikan oleh universitas mana?” kata Marwan ketika dijumpai wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Marwan mengaku baru mengetahui informasi terkait gelar profesor yang disandang Rhoma Irama yang dikenal sebagai Raja Dangdut itu dari pemberitaan di media. “Di berita ditulis mendapat gelar dari American University of Hawaii. Saya baru tahu ada universitas semacam itu. Yang saya tahu di Hawaii itu ada universitas terkemuka, tapi namanya University of Hawaii,” ujarnya.

Dalam biografinya, Rhoma Irama diketahui mendapatkan gelar profesor dari American University of Hawaii pada 2005. Sementara itu, Ketua Tim Sukses (Timses) pencapresan Rhoma Irama, Ramadhansyah, mencoba meluruskan gelar Profesor Rhoma Irama. Katanya saat itu Rhoma Irama menerima gelar Doctor Honoris Causa (HC) dari American University of Hawaii untuk bidang musik dangdut, bukan profesor.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…