Petugas memeriksa korban di teras rumah salah seorang warga Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Kamis (27/2/2014). (Iskandar/JIBI/Solopos) Petugas memeriksa korban di teras rumah salah seorang warga Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Kamis (27/2/2014). (Iskandar/JIBI/Solopos)
Kamis, 27 Februari 2014 19:10 WIB Iskandar/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

Bertamu, Warga Klaten Tewas di Colomadu Karanganyar

Solopos.com, KARANGANYAR-–Salah seorang warga Sidodadi, Delanggu, Klaten, Heru Setyo Utomo, 47, meninggal dunia di teras rumah temannya, Hartoto, 47, di Ngantirejo, Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Kamis (27/2/2014) sekitar pukul 06.15 WIB.

Heru didapati meniggal dunia setelah dibangunkan Hartoto tak ada respons dan tubuhnya kaku. “Ketika saya bangunkan badannya sudah dingin dan kaku. Karena itu saya langsung melaporkan kejadian ini ke polisi,” ujar Hartoto yang akrab disapa Totok ketika ditemui wartawan di kediamannya saat polisi memeriksa korban di teras rumah Heru.

Menurut Totok temannya datang ke rumahnya sekitar pukul 02.00 WIB naik sepeda motor. Ketika itu korban yang terlihat kelelahan izin menumpang tidur di teras rumahnya.

Sekitar pukul 05.00 WIB Totok kembali menawarkan agar korban pindah tidur di dalam rumahnya. Namun korban menolak dan memilih tidur di kursi teras sebelahnya. Tetapi, papar dia, ketika itu korban sempat mengeluhkan sakit di dada.

Ketika itu korban sempat meminta minyak kayu putih untuk dioleskan di dada. Setelah itu korban melanjutkan tidur kembali pada kursi di teras rumah tersebut.

“Sekitar pukul 06.15 WIB saya berniat membangunkan Heru, tetapi ternyata tubuhnya sudah kaku dan pucat. Karena itu lah saya terus melaporkan kejadian ini ke polisi,” papar Totok.

Sementara itu istri korban, Ari Widyawati, 40, mengatakan sebelumnya suaminya pamit hendak ke rumahnya di Nusukan, Solo. Namun kemarin pagi dia mendapat kabar suaminyua meninggal di Colomadu.

“Sebelumnya memang dia mempunyai penyakit jantung. Karena itu ketika saya tadi [Kamis] mendapat kabar dari Colomadu bahwa suami saya meninggal dunia, saya langsung ke sini [Colomadu],” ujar dia.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…