Mobil tercepat dunia Vernom GT (Dailymail.co.uk) Mobil tercepat dunia Vernom GT (Dailymail.co.uk)
Rabu, 26 Februari 2014 20:30 WIB Septina Arifani/JIBI/Solopos Roda 4 Share :

Venom GT Tercepat di Dunia, Bisa Melaju 434 Km/Jam

Solopos.com, SOLO – Perusahaan mobil sport Amerika Serikat (AS) Hennessey memproduksi mobil tercepat di dunia. Mereka mengklaim, produk terbaru mereka Venom GT merupakan mobil tercepat di dunia yang mampu dipacu dengan kecepatan tertinggi 270 mph atau setara dengan 434 km/jam.

Venom GT mampu mengalahkan rekor mobil tercepat di dunia yang sebelumnya disandang oleh Bugatti Veyron Super Sport yang dapat dipacu dengan kecepatan 269 mph atau 432 km/jam. Venom GT berhasil mencapai kecepatan 432 km/jam dibandingkan dengan kecepatan tertinggi rata-rata mobil Formula 1 yang hanya mampu dipacu dengan kecepatan 200 mph atau setara 321 km/jam.

Dengan kecepatan tersebut, mobil ini mampu mengalahkan rekor mobil tercepat milik Bugatti pada 2010 lalu.

Rekor itu terungkap saat Direktur Miller Motorsport Brian Smith mencoba mobil itu. Ia membuktikan Venom GT mampu dipacu dengan kecepatan yang sangat fantastis. Smith mengaku ia bisa memacu Venom GT di landasan pacu dengan kecepatan 5-10mph hanya dengan melaju 3,22 mil atau 5,1 km.

Meskipun menyandang gelar sebagai mobil tercepat, namun Venom GT tidak akan tercatat dalam buku rekor dunia. Mobil ini hanya akan diproduksi untuk kalangan terbatas.

Mobil seharga 800.000 poundsterling atau senilai Rp15,4 miliar itu didukung dengan twin-turbocharged, mesin V8 7 liter yang mampu menghasilkan kekuatan 1.244 bhp. Mobil ini mampu memberikan akselerasi 0-62mph hanya dalam waktu 2,7 detik.

Sejak awal diluncurkan pada 2011 lalu, mobil ini hanya dimiliki oleh Steve Tyler, personel band asal Amerika Serikat Aerosmith, yang merupakan salah satu dari 11 orang yang tercatat memiliki mobil ini.

 

KSP.Pratama Surya Makmur, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…