Bupati Klaten Sunarna (Dok/JIBI/Solopos)
Rabu, 26 Februari 2014 22:20 WIB Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos Klaten Share :

MAKELAR JABATAN
Lagi, Nama Bupati Klaten Dicatut untuk Jual-Beli Jabatan

Solopos.com, KLATEN — Nama Bupati Klaten, Sunarna, kembali dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kali ini, nama Sunarna dimanfaatkan oleh oknum tidak dikenal untuk memberikan iming-iming promosi jabatan di kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dengan membayar sejumlah uang.

Hal tersebut diakui Sunarna dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan (Rakorlak) yang digelar di Pendopo Setda Klaten, Rabu (26/2/2014) siang. “Di HP saya ada banyak SMS yang menanyakan kapan mutasi dilaksanakan. Bahkan ada juga yang secara terang-terangan menanyakan uang yang diminta oleh oknum tidak dikenal dengan mengatasnamakan saya,” papar Sunarna di hadapan seratusan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Rabu.

Sunarna pun membalas SMS tersebut dengan bertanya balik kepada pengirimnya. Setelah ditelusuri, tawaran tersebut berasal dari pejabat yang merupakan atasan si pengirim. Tawaran promosi jabatan secara instan tersebut juga cukup banyak memakan korban. Bupati kemudian memanggil pejabat yang dimaksud oleh PNS tersebut. Kendati demikian, pejabat tersebut membantah adanya pungutan liar yang dilakukannya dan mengatasnamakan Bupati.

Sunarna mengaku heran dengan maraknya makelar jabatan di lingkungan Pemkab Klaten. “Itu menunjukkan adanya ketidakberesan di lingkungan Pemkab. Padahal, saya belum pernah menyampaikan kapan mutasi dilakukan, tapi di lapangan justru banyak pungli mengatasnamakan saya,” tandasnya.

Bupati mengimbau agar PNS tidak mudah percaya kepada oknum yang mengatasnamakan dirinya, apalagi dengan meminta uang. Menurutnya, mutasi dilakukan berdasarkan kinerja dan prestasi dari pejabat. Selain itu, promosi jabatan juga dilakukan dengan serangkaian tes yang melibatkan pihak independen. “Jangan mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan naik jabatan. Sebab, mutasi itu butuh pertimbangan kinerja,” jelasnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…