Tersangka kasus suap sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) di Mahkamah Konstitusi Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) turun dari mobil tahanan setibanya di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/1/2014). Wawan menjalani pemeriksan lanjutan terkait dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten yang melibatkan Ketua MK nonaktif Akil Mochtar. (JIBI/Solopos/Antara/M. Agung Rajasa) Tersangka kasus suap sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) di Mahkamah Konstitusi Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) turun dari mobil tahanan setibanya di Gedung KPK, Jakarta, akhir Januari 2014 lalu. (JIBI/dok)
Rabu, 26 Februari 2014 13:11 WIB Lukmanul Hakim Daulay/JIBI/Bisnis Hukum Share :

KASUS WAWAN
Masih Sakit, Sidang Wawan Terancam Ditunda Lagi

Solopos.com, JAKARTA — Kondisi fisik Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan hingga saat ini dikabarkan belum membaik. Hal ini seolah memastikan Wawan tidak akan bisa hadir ke persidangan yang rencananya akan digelar besok, Kamis (27/2/2014).

“Sekarang kami mau ke RS Polri untuk menjenguk Mas Wawan, tapi kabar terakhir keadaan beliau masih lemah, sehingga untuk sidang besok bisa dipastikan tak bisa hadir,” ujar pengacara Wawan, Sadly Hasibuan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Menurut Sadly, jaksa penuntut umum KPK tengah mengurus soal perizinan. Kemungkinan besar sidang dengan agenda pembacaan dakwaan akan kembali ditunda. “Ya kalau sidang mungkin tetap digelar ya, tapi Mas Wawan kan tidak bisa hadir, kemungkinan besar pembacaan dakwaan kembali ditunda,” jelasnya.

Sedianya sidang perdana Wawan dalam kasus suap sengketa Pilkada Lebak digelar pada Senin (24/2). Namun sidang terpaksa ditunda karena Wawan sakit dan  dilarikan ke RS Polri. Sidang pembacaan dakwaan kemudian dijadwalkan Kamis (27/2/2014). Namun, sidang kemungkinan akan kembali ditunda karena keadaan Wawan yang masih buruk.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…