Rabu, 26 Februari 2014 13:15 WIB Gunung Kidul Share :

Kambing di Gunungkidul Mati Diduga karena Abu Vulkanik

Solopos.com, GUNUNGKIDUL-Kambing warga Dusun Sanglor I, Desa Girisuko, Panggang, mati. Warga menduga kambingnya mati karena memakan abu vulkanik.

Pemilik kambing, Ribut Wahyudi menuturkan tidak ada perubahan dengan makanan kambingnya. Sebelum abu vulkanik menyelimuti Gunungkidul, kambingnya biasa makan tebon atau pohon jagung dan daun nangka.

“Setelah abu vulkanik turun makannya juga sama. Bedanya tanaman itu terkena abu vulkanik. Tapi sudah saya cuci. Mungkin masih ada abu vulkanik yang termakan,” tutur dia, Selasa (24/2/2014).

Kambing Ribut yang mati merupakan kambing peranakan ettawa. Kambing betina tersebut mati seminggu hari setelah Gunungkidul terpapar abu vulkanik.

“Kalau dijual ya bisa laku sampai Rp1,2 juta. Untung sudah beranak dua dan kambing yang ettawa tidak ikutan mati,” tutur dia. (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja)

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…