Gayus Lumbuun (Dok/JIBI/Solopos/Antara/Ujang Zaelani)
Rabu, 26 Februari 2014 16:43 WIB Nadya Kurnia/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Gayus Lumbuun Laporkan Hitam Putih Trans7 ke Bareskrim

Solopos.com, JAKARTA — Hakim Agung Gayus Lumbuun mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan pihak yang menyiarkan berita yang menyebut dirinya telah menerima uang sejumlah Rp 700 juta melalui transfer dalam putusan perkara antara pedangdut Dewi Persik dan Julia Perez.

Menurut Gayus, pemberitaan tersebut diawali dengan penayangan cuplikan foto oleh acara Hitam Putih di Trans 7 yang memperlihatkan hakim yang menangani perkara kedua aktris tersebut, yaitu dirinya, Salman Lutan, dan Artidjo Alkostar.

Dalam acara televisi itu juga disebutkan bahwa Gayus telah menerima uang senilai Rp700 juta melalui transfer e-banking. “Jelas ada kejanggalan. E-banking transfer tidak boleh sebesar Rp700 juta, itu menurut surat edaran BI. Jadi dari situ saja ada kejanggalan. Semestinya media mengkroscek aturan2 mengenai atau didapatkanya data transfer dan mengkroscek kepada saya,” jelas Gayus, Rabu (26/02/2014).

Dia meminta polisi untuk mengusut kasus ini. Apabila tidak terbukti dirinya menerima uang dari Julia Perez, dia meminta polisi untuk mengusut siapa pihak yang berinisiatif menyiarkan pemberitaan tersebut. Gayus juga menganggap pemberitaan mengenai dirinya ini merupakan penistaan terhadap dirinya pribadi sebagai hakim Mahkamah Agung dan terhadap lembaga negara.

Dalam kasus ini, menurut Gayus, dapat diberlakukan pasal KUHP mengenai penistaan, pemalsuan, dan UU Informasi Transaksi Elektronik.

LOWONGAN PEKERJAAN
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…