Pertandingan antara Persis Solo dengan PSPS Pekanbaru di Stadion Manahan, Solo, Minggu (23/2/2014), sempat diwarnai kericuhan. Pemain Persis Solo yang tertangkap kamera tampak penuh semangat bertindak anarkistis dengan mengarahkan bogem mentahnya ke arah wasit ini akhirnya menang dengan skor 2-1. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos) Protes Pemain Persis Solo dalam Laga yang Berakhir dengan Kemenangan Persis atas PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1
Selasa, 25 Februari 2014 22:00 WIB Septian Ade Mahendra/Tri Indriawati/JIBI/Solopos Solo Share :

RALAT KETERANGAN FOTO PERSIS SOLO VS PSPS PEKANBARU
Ini Foto Protes Pemain Persis Solo

Pertandingan antara Persis Solo dengan PSPS Pekanbaru di Stadion Manahan, Solo, Minggu (23/2/2014), sempat diwarnai kericuhan. Pemain Persis Solo yang tertangkap kamera tampak penuh semangat bertindak anarkistis dengan mengarahkan bogem mentahnya ke arah wasit ini akhirnya menang dengan skor 2-1. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)

Protes Pemain Persis dalam Laga yang Berakhir dengan Kemenangan Persis dengan skor 2-1 atas PSPS

Pertandingan antara Persis Solo dengan PSPS Pekanbaru di Stadion Manahan, Solo, Minggu (23/2/2014), sempat diwarnai kericuhan. Pemain Persis Solo tertangkap kamera penuh semangat berdebat dengan wasit. Persis akhirnya menang dalam pertandingan itu dengan skor 2-1.

Foto ini sebelumnya diunggah dengan judul FOTO PERSIS SOLO VS PSPS PEKANBARU : Ini Foto Bogem Mentah Pemain Persis Solo pada Solopos.com pada 23 Februari 2014 pukul 20.00 WIB. Berita tersebut selanjutnya diralat menjadi berita berjudul FOTO PERSIS SOLO VS PSPS PEKANBARU : Ini Foto Protes Pemain Persis Solo.

Ralat ini disampaikan sesuai berita Solopos yang menyebutkan pertandingan Persis Solo  saat menjamu PSPS Pekanbaru, di Stadion Manahan Solo, Minggu (23/2/2014) sore. Pertandingan itu dimenangi Persis Solo.

Laskar Sambernyawa mengemas dua gol buah tendangan Ferry Anto (52’) dan Marcello Cirelli (86’). Sementara, Asykar Bertuah, julukan PSPS, hanya mampu menceploskan satu gol lewat tendangan Ifrawadi (66’). Tuan rumah nyaris ditahan imbang tamu tangguhnya, kalau saja tak mendapatkan kado tendangan penalti di empat menit terakhir pertandingan.

Pada menit ke-85, gelandang Persis, Tinton Suharto, terjatuh di kotak terlarang lantaran diadang dua pemain PSPS saat hendak menggiring bola ke gawang lawan. Meski tak tampak seperti sebuah pelanggaran yang disengaja, wasit pertandingan babak kedua, Rumi Iqbal, tetap menghadiahi tendangan penalti bagi Laskar Sambernyawa. Algojo Persis, Cirelli, berhasil menyelamatkan muka tim besutan Widyantoro itu dengan tambahan satu gol pamungkas lewat tendangan penalti.

Keputusan wasit sempat membuat para penggawa Asykar Bertuah melancarkan protes keras. Dengan komando eks defender Persis versi Liga Premier Indonesia Sportindo (LPIS), Nnana Onana, seluruh pemain PSPS meninggalkan lapangan sebagai wujud kekecewaan. Beruntung, emosi tamu ketujuh Laskar Sambernyawa dapat diredam sehingga pertandingan kembali berlanjut.

Protes keras kepada wasit Rumi Iqbal bukan kali pertama itu terjadi. Satu menit sebelum dihadiahi penalti, Ferry Anto, juga nyaris terlibat bentrok fisik dengan wasit. Kapten tim andalan Kota Bengawan itu kecewa karena wasit tidak memberi hadiah sepak pojok.

Saat itu, Ferry yang ditubruk pemain PSPS terjungkal di sisi kanan gawang lawan dan bola keluar lapangan. Namun, wasit tidak menilai kejadian itu sebagai sebuah pelanggaran.

Akibat insiden itu, Ferry diganjar kartu kuning. Pertandingan kembali berlangsung hingga Laskar Sambernyawa mendapatkan hadiah penalti yang sedikit janggal satu menit kemudian.

Kendati kecewa atas keputusan wasit, Pelatih Kepala PSPS, Philip Hansen Maramis mengaku legawa menerima hasil pertandingan hari ini. Sebab, dia telah mewujudkan target utama lawatan PSPS ke Tanah Jawa kali ini, yakni penjaringan pemain dan pengujian mental serta strategi bertanding.

Terpisah, Arsitek Utama Persis Solo, Widyantoro, justru mengaku kurang puas atas performa anak-anak didiknya sore itu. Pasalnya, Laskar Sambernyawa belum pernah sekalipun melewati laga uji tanding tanpa kebobolan.

“Setiap kali main, gawang Persis selalu kemasukan dan golnya pun karena bola-bola yang sepele. Selalu anak-anak tidak fokus melihat bola, seharusnya mereka lebih siap menerima bola-bola servis,” tegas dia.

lowongan pekerjaan
ERA PLATINUM SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…