Pemain Borussia Dortmund Robert Lewandowski dan Pierre-Emerick Aubameyang (kanan) melakukan selebrasi gol saat melumat Stuttgart 6-1 di Signal Iduna Park, Sabtu (2/11/2013) dini hari WIB. JIBI/REUTERS/Ina Fassbender
Selasa, 25 Februari 2014 08:15 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Solopos Liga Champions Share :

PREDIKSI ZENIT SAINT PETERSBURG VS BORUSSIA DORTMUND
Mencari Respon Balik

Solopos.com, SAINT PETERSBURG –Hasil buruk di kompetisi domestik, akhir pekan lalu, menghantui lawatan Borussia Dortmund ke markas Zenit Saint Petersburg pada leg pertama 16 besar Liga Champions.

Die Borussen, julukan Dortmund, tengah mencari respon balik saat melawat ke markas Zenit di Stadion Petrovskij, Rabu (26/2) dini hari WIB. Kekalahan Hamburg SV, 3-0 di Imtech Arena, Sabtu (22/2) malam, menjadi pukulan telak pasukan Kuning Hitam.

Hasil itu tak hanya membuat kans Dortmund merengkuh mahkota Bundesliga musim ini kian tertutup. Namun, juga membuat gapnya dengan pemuncak klasemen sementara, Bayern Munich, kian jauh, berjarak 20 poin.

Terlebih kekalahan itu dialami dari tim yang tengah berjuang terlepas dari zona degradasi Bundesliga. Karenanya Dortmund butuh hasil positif, yang mampu mengembalikan mental timnya ke jalur kemenangan.

Pelatih Dortmund, Juergen Klopp, yakin timnya mampu memberikan reaksi balik saat melawat ke kandang Zenit. Berbekal hasil apik di Liga Champions musim lalu, dengan meraih status runner up, Klopp yakin kekalahan di Bundesliga tak akan berpengaruh dengan performa timnya di Eropa.

“Kami sering kali menunjukkan reaksi yang benar saat tampil di Liga Champions di masa lalu, setelah kekalahan di liga,” ujar Klopp, seperti dilansir Reuters, Senin (24/2).

“Ini jelas kompetisi yang berbeda. Kami akan menyiapkan diri dengan baik di St Petersburg dan kami akan meraih hasil bagus untuk di bawa pulang ke Dortmund,” imbuh gelandang Dortmund, Nuri Sahin.

Badai Cedera

Meski demikian, Dortmund patut waspada. Kondisi timnya tengah dilanda krisis menyusul badai cedera yang dialami sejumlah pilar.
Terbaru adalah cederanya, gelandang Sven Bender, yang mengalami cedera pangkal paha saat menghadapi Hamburg. Ia divonis harus absen selama enam minggu, bergabung dengan beberapa pemain lainnya yang telah lebih dulu cedera, seperti bek Mats Humels, Beven Subotic, winger Jakub Blaszczykowski dan gelandang bertahan Ilkay Gundogan.

Dortmund juga diragukan tampil diperkuat bomber andalannya, Robert Lewandowski. Striker Polandia ini mengalami demam dan tak turut berlatih pada Minggu (23/2) waktu Dortmund.

Di sisi lain, kondisi kontras dimiliki Zenit. Wakil Rusia itu akan tampil dengan kekuatan penuh dan dalam kondisi yang bugar.
Striker asal Brasil, Hulk, dan rekan-rekan setimnya tak pernah tampil lagi di laga kompetitif, sejak Desember lalu. Mereka tengah menjalani libur musim dingin dan hanya melakoni beberapa laga uji coba.

Karenanya meski berstatus sebagai tim yang mengemas poin terendah, hanya enam poin, untuk lolos ke fase knockout , Zenit pun mengaku percaya diri. Pelatih Zenit, Luciano Spalletti, bahkan mengklaim apa yang dialami timnya di penyisihan grup tak bisa dijadikan patokan saat menghadapi Dortmund.

“Tim ini hidup untuk kompetisi ini dan karier mereka di dorong oleh hal ini,” ujar Spalletti kepada UEFA.com, seperti dilansir au.sports.yahoo.com, Senin (24/2).

“Kami telah bermain di Liga Champions sejak lama dan kami berjuang sangat baik musim ini. Kami memiliki banyak kualitas penting, di mana itu berarti kami bisa bermain di level ini.”

Namun, Zenit akan melakoni jamuannya kepada Dortmund tanpa dukungan penuh suporter militannya, ultras. Hal ini menyusul insiden yang terjadi saat kekalahan 1-4 di kandang tim Austria, FK Vienna, 11 Desember kemarin.
Saat itu ultras Zenit membentangkan spanduk rasial dan menyebabkan timnya mendapat sanksi 40.00 euro plus diwajibkan menutup tribun khusus para ultras saat menjamu Dortmund.

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…