Selasa, 25 Februari 2014 20:34 WIB Nadya Kurnia/JIBI/Bisnis Hukum Share :

PENJUALAN VIDEO MESUM ONLINE
Perputaran Uang dari Penjualan Video Capai Rp100 Juta

Solopos.com, JAKARTA — Penjualan video mesum secara online melalui tiga situs yang dibongkar Bareskrim Mabes Polri ternyata beromzet tinggi. Kepala Subdirektorat Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri, Kombes Rahmad Wibowo, mengatakan dari bisnis tersebut, perputaran uang di satu rekening milik Deden Martakusumah hampir mencapai Rp100 juta selama 2013.

“Mendekati Rp100 juta, itu di satu bank selama 2013 lalu. Dia kan punya tiga rekening bank,” jelas Rahmad saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (25/02/2014).

Rahmad juga mengatakan motif pelaku melakukan bisnis penjualan video mesum secara online ini adalah karena kesulitan ekonomi yang menimpanya. Pelaku yang kini telah mendekam di tahanan mempunyai seorang istri yang sedang mengandung.

Deden ditangkap polisi pada Senin (24/2/2014) pukul 03.00 WIB dini hari karena mengelola situs penjualan video dan gambar mesum yang di dalamnya melibatkan anak-anak di bawah usia 18 tahun. Dia mematok harga penjualan kepada member situsnya sebanyak Rp30.000 hingga Rp800.000.

Selain itu, Rahmad juga mengatakan selain Deden, para member yang mengunduh juga akan dikenai pidana. Pihaknya saat ini masih menyelidiki lebih lanjut mengenai penyedia, pembuat, dan pengunduh video yang dijual oleh Deden. Polisi juga menyelidiki apakah terdapat tindak pencucian uang dalam kasus ini.

Sebelumnya, Deden Martakusumah yang merupakan sarjana ekonomi dan mantan analis Forex ini telah ditangkap oleh polisi di rumah indekos yang terletak di Pasir Kaliki-Cicendo, Bandung, pada Senin (24/2/2014) pukul 03.00 WIB dini hari.

Atas tindakan yang dilakukan oleh Deden, dia dikenakan pasal 29 juncto pasal 4 ayat (1) UU no. 44/2004 tentang pornografi, pasal 45 ayat (1) juncto pasal 27 ayat (1) UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta pasal 3, 4, dan 4 UU no. 8/2010 tentang pemberantasan TPPU.

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….