Kendaraan Buldozer yang didatangkan BPBD Gunungkidul sedang mengevakuasi material longsor di Dusun Jelek, Desa Watugajah, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul Senin (24/2/2014). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Kendaraan Buldozer yang didatangkan BPBD Gunungkidul sedang mengevakuasi material longsor di Dusun Jelek, Desa Watugajah, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul Senin (24/2/2014). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 25 Februari 2014 02:16 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Klaten Share :

Longsor, Jalan Gunungkidul-Wedi Klaten Lumpuh

Solopos.com, GUNUNGKIDUL–Jalan penghubung Kecamatan Gedangsari Gunungkidul menuju Kecamatan Wedi Klaten, Jawa Tengah, yang putus terkena longsor, Sabtu, pekan lalu, sampai hari ini belum bisa dilalui.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, yang melakukan evakuasi material longsor dari tebing setinggi sekitar 30 meter itu belum bisa maksimal karena terkendala medan jalan.

“Kita evakuai material longsor dengan buldozer tapi belum maksimal, besok [hari ini] akan dilanjutkan kembali. Mudah-mudahan dua hari selesai” kata Budi, Senin (24/2)

Evakuasi material longsor tersebut juga terpaksa dari arah Desa Karanggayam, Kecamatan Wedi, Klaten. Sebab diakui Budi, evakuasi dari arah Gedangsari terlalu membahayakan dengan kecuraman tebing dan tanah yang masih labil.

Camat Gedangsari Muh Setiyawan menyatakan, jalan yang tertutup material longsor merupakan akses jalan utama warga Desa Watuhajah menuju Klaten Jawa Tengah dan sebaliknya. Dia berharap material longsor segera selesai dievakuasi.

Pascalongsor tebing setinggi 30 meter di Dusun Jelok, Desa Watugajah itu kondisi tanah, kata Setiyawan, masih sangat labil. “Kita minta semua warga untuk tetap waspada,” kata Setiyawan

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…