Petugas Dokkes Polres Klaten mmeriksa temuan kepala manusia di jalur jalan Solo-Jogja, wilayah Dukuh Kepoh, Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Selasa (18/2/2014) pagi. (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos) Petugas Dokkes Polres Klaten memeriksa temuan kepala manusia di jalur jalan Solo-Jogja, wilayah Dukuh Kepoh, Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Selasa (18/2/2014) pagi. (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos/dok)
Selasa, 25 Februari 2014 23:15 WIB Ayu Abriyani KP/JIBI/Solopos Klaten Share :

KEPALA MANUSIA DI JALAN JOGJA-SOLO
Sepekan Berlalu, Polisi Baru Pastikan Kepala Itu Milik Manusia

Solopos.com, KLATEN — Polres Klaten masih kesulitan menemukan identitas korban dari temuan kepala manusia di jalan Jogja-Solo beberapa waktu lalu. Sebab, potongan tubuh yang tidak utuh menjadi kendala bagi pihak kepolisian dalam mengungkapnya.

“Kami masih terkendala mengungkap identitas korban karena temuan bagian tubuh itu tidak utuh dan hanya ada beberapa bagian. Tapi, kami tetap berupaya mencari identitas korban melalui bukti-bukti yang ada,” kata Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Danu Pamungkas, saat dijumpai wartawan di Mapolres Klaten seusai menerima kunjungan Kapolda Jawa Tengah, Selasa (25/2/2014).

Ia pun mengimbau masyarakat jika ada anggota keluarga yang hilang dengan rentang usia 50-60 tahun, segera melapor ke kepolisian terdekat. Menurutnya, hal itu memungkinkan untuk mengungkap identitas korban. Sementara, lanjut dia, hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik (labfor) di Semarang bisa diketahui pekan ini.

“Hasil labfor dari Semarang diperkirakan sudah ada pekan ini. Kami juga berharap bantuan dari media untuk menyebarkan informasi ke masyarakat agar identitas korban bisa segera diketahui. Jadi, bagi warga yang kehilangan anggota keluarganya dengan rentang usia 50 tahun hingga 60 tahun, segera melapor ke kami untuk mempermudah pencarian identitas korban,” imbuhnya.

Terpisah, Kapolres Klaten, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan informasi sementara yang diperoleh dari labfor di Semarang, potongan tubuh tersebut dipastikan potongan tubuh manusia. Namun, untuk hasil lebih lengkapnya masih diteliti di labfor.

“Hasil sementara dari labfor, temuan kepala itu memang potongan tubuh manusia. Tapi, ini masih diteliti lagi. Menurut pihak labfor, temuan ini baru kali pertama dan cukup unik karena hanya ada beberapa bagian tubuh manusia,” tuturnya saat ditemui wartawan seusai simulasi penanganan aksi massa saat Pemilu 2014 di Alun-Alun Klaten, Selasa.

Sambil menunggu hasil labfor secara rinci, pihaknya masih melakukan pencarian barang bukti lainnya di sekitar lokasi penemuan yang kemungkinan tertinggal.

Diberitakan sebelumnya, kepala manusia tanpa tubuh ditemukan di tepi jalan Jogja-Solo, tepatnya di Desa Kuncen, Ceper, Klaten, sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa (18/2/2014). Saat ditemukan, kepala manusia itu terbungkus kantong plastik hitam yang sudah rusak karena dihantam kendaraan yang lalu lalang.

Saat itu, sempat muncul dugaan potongan tubuh manusia tersebut adalah korban kecelakaan. Tapi, ada kejanggalan karena tidak ada temuan anggota tubuh lainnya. Selain itu, juga beredar dugaan kepala manusia tersebut merupakan korban mutilasi. Tapi, hingga saat ini polisi belum bisa menyimpulkan apakah potongan tubuh itu merupakan korban mutilasi atau bukan.

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…