Ilustrasi elpiji 3 kg (Burhan Aris Nugraha/JIBI/Solopos) Ilustrasi elpiji 3 kg (Burhan Aris Nugraha/JIBI/Solopos)
Selasa, 25 Februari 2014 05:49 WIB Asiska Riviyastuti/JIBI/Solopos Ekonomi Share :

KELANGKAAN ELPIJI SOLORAYA
Alokasi Gas 3 Kg Ditambah 10%, Ini Lokasinya

Solopos.com, SOLO—Alokasi harian elpiji 3 kilogram (kg) pada Maret naik 10% dari alokasi Januari, atau sebanyak 387.309 tabung dalam satu bulan untuk wilayah Soloraya. Peningkatan tersebut dilakukan karena meski bulan ini alokasi harian sudah ditambah 5% tapi di beberapa lokasi masih kekurangan pasokan.

Ketua Bidang (Kabid) Elpiji 3 Kg Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Solo, Budi Prasetyo, menyampaikan pertimbangan penambahan alokasi tersebut adalah banyaknya operasi pasar (OP) yang dilakukan dalam waktu dua bulan ini (Januari dan Februari).

Dia menjelaskan pada 12, 15, 22 dan 25 Februari ada penambahan 560 tabung elpiji 3 kg kepada 78 agen yang ada di Soloraya.

Budi menyampaikan penambahan alokasi tersebut dipengaruhi tingginya permintaan masyarakat dan adanya migrasi pengguna elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg. Penambahan alokasi harian sebanyak 10% menurut Budi sesuai dengan permintaan dari masing-masing daerah.

“Cukup sulit memprediksi apakah penambahan alokasi tersebut cukup. Hal ini karena kenyataan di lapangan bisa saja penambahan alokasi juga diimbangi penambahan jumlah pelanggan, seperti rumah tangga baru,” terang Budi saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (24/2/2014).

Sementara itu, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, Teguh Dwi Paryono, menuturkan hingga kini pengajuan penambahan alokasi elpiji 3 kg sebanyak 10% yang diajukan ke pemerintah pusat belum ada kepastian. Oleh karena itu, penambahan alokasi tersebut sifatnya dropping untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kenaikan harga elpiji 12 kg membuat konsumsi elpiji 13 kg meningkat, yang menyebabkan gejolak. Oleh karena itu, penambahan alokasi itu sifatnya dropping karena kuota Jateng belum diputuskan oleh pemerintah,” terang Teguh kepada Solopos.com.

Dia menerangkan pekan lalu pihaknya melakukan rapat dengan Dirjen Migas 3 kg tapi dia mengaku belum mengetahui hasil keputusan rapat tersebut. Teguh menjelaskan, saat ini alokasi elpiji 3 kg masih mengacu kuota Jateng pada 2013 sebanyak 212 juta tabung. Oleh karena itu, apabila alokasi baru sudah turun, pihaknya akan melakukan penyesuaian.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan pada bulan ini dinas terkait di masing-masing kabupaten/kota melakukan pendataan pangkalan. Oleh karena itu, apabila suatu wilayah dinilai kekurangan pangkalan, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan pangkalan.

 Alokasi Harian Elpiji 3 kg

Klaten   24.255 (alokasi harian )   654.896 (alokasi bulanan)

Wonogiri  14.529 (alokasi harian )   392.304 (alokasi bulanan)

Boyolali 23.426 (alokasi harian )  632.511 (alokasi bulanan)

Solo  23.176 (alokasi harian )   625.768 (alokasi bulanan)

Karanganyar  22.430 (alokasi harian )   605.616 (alokasi bulanan)

Sukoharjo 23.043 (alokasi harian )  622.172 (alokasi bulanan)

Sragen  19.478 (alokasi harian )  525.932 (alokasi bulanan)

Sumber: Hiswana Migas Solo

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS Account Executive, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….