Ilustrasi korban tewas (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi korban tewas (JIBI/Solopos/Dok.)
Selasa, 18 Februari 2014 16:27 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

KECELAKAAN SOLO
Becak Diseruduk Sepeda Motor, Nenek-Nenek Tewas

Solopos.com, SOLO—Seorang perempuan tua tewas setelah sempat dirawat di RSUI Kustati akibat terjatuh saat becak yang ditumpanginya terguling setelah ditabrak motor di Jl. Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo, Selasa (18/2) pukul 06.30 WIB. Penabrak becak kini masih dicari aparat Satlantas Polresta Solo, lantaran ia pergi setelah meninggalkan kartu tanda penduduk kepada pengayuh becak.

Informasi yang dihimpun solopos.com, korban tewas adalah Sunarni, 72, warga Jogoprajan RT 003/RW 004, Danukusuman, Serengan, Solo. Sedangkan, pengayuh becak yakni, Hartoyo, 43, warga Tangkisan, Tawangsari, Sukoharjo. Berdasar data di KTP yang ditinggalkan, penabrak bernama Wardoyo, 34, warga Bangsri Cilik, Kriwen, Sukoharjo.

Hartoyo saat ditemui solopos.com di Markas Satlantas Polresta Solo, Selasa, menceritakan kejadian bermula ketika dirinya mengangkut korban yang ditemani anak korban, Utami Pratiwi, 51, tak jauh dari swalayan Luwes Gading. Utami dikatakan Hartoyo kala itu meminta dirinya mengantarkan ke RSUI Kustati. Menurut Hartoyo, Sunarni saat itu sudah tampak sakit dan sangat lemas.

Setelah berbelok ke kiri tak jauh dari perempatan Baturono ber-traffic light Hartoyo hendak menghindari motor yang parkir di tepi jalan. Namun, ketika sedikit membelokkan becak tiba-tiba ada pengendara motor yang menyeruduk dari belakang. Motor tersebut menabrak sisi kanan becak.

“Sontak becak saya terguling ke kanan. Penumpang saya pun terjatuh. Pada saat itu nenek-nenek yang sakit itu seperti tak sadarkan diri. Tapi ketika itu saya melihat dia masih hidup. Lalu ada orang yang menolong dan membawa saya dan kedua penumpang saya ke RSUI Kustati. Beberapa lama kemudian nenek-nenek itu meninggal dunia,” urai Hartoyo.

Dikatakan dia, setelah menabrak pengendara motor hanya menitipkan KTP kepada dirinya. Hartoyo diminta mencarinya untuk merundingkan masalah itu. Tetapi, keluarga korban disebut dia tak terima. Pihak keluarga menganggap korban meninggal dunia karena kecelakaan tersebut. Oleh karena itu pihak keluarga melapor ke aparat Satlantas. Saat ditanya jenis motor yang dikendarai pelaku, Hartoyo mengaku lupa.

Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polresta Solo, AKP Sutiman Hadi, saat dimintai konfirmasi Espos, mengatakan pihaknya masih mencari penabrak becak. Ia mengaku belum mengetahui korban meninggal dunia karena kecelakaan tersebut atau karena penyakit yang diderita korban. Ia menginformasikan, akibat kecelakaan tersebut Sunarni mengalami kepala benjol.

“Menurut informasi saksi, korban sebenarnya sudah dalam kondisi sakit. Saat itu anak korban hendak mengontrolkan korban ke RS. Tapi sebelum tiba di RS dia mengalami kecelakaan. Beberapa lama setelah dirawat korban meninggal dunia. Yang jelas kami masih menyelidiki,” terang Sutiman mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Hamka Mappaita.

lowongan kerja
lowongan kerja BOMBAY GORDYN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…