Jogja
Selasa, 21 Januari 2014 - 11:11 WIB

Hari Terakhir Pencarian, Nelayan Hilang di Pantai Gunungkidul Belum ada Tanda

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Kapal SAR Pantai Gunungkidul (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Hari terakhir pencarian nelayan asal Gombong, Kecamatan Kebumen, Jawa Tengah, Sutiman masih belum membuahkan hasil, Senin (20/1/2014).

Tim pencari dan penyelamat tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Timan.

Advertisement

Komandan Search and Rescue (SAR) Lawet Perkasa, Bejo, menuturkan pencarian kemarin dipusatkan di antara Pantai Baron dan Pantai Gesing dengan jarak lima sampai 10 mil dari daratan. Pencarian dilakukan dengan tiga unit kapal jongkong, dua unit berasal dari Baron dan satu unit dari Gesing.

“Masing-masing kapal diisi tiga anggota SAR. Pencarian kami lakukan mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB,” paparnya di Pantai Baron, Senin (20/1/2014).

Pencarian dihentikan pada tengah hari lantaran kondisi angin dan gelombang.

Advertisement

SAR Lawet Perkasa mendapatkan kabar dari BMKG angin akan mencapai kecepatan lima hingga 25 knot/jam pada pukul 13.00. Tinggi gelombang juga diperkirakan mencapai empat meter.

“Sebetulnya kami sudah menutup pencarian pada Minggu [19/1] pukul 17.00 WIB. Namun, atas permintaan keluarga, kemarin kami mencari lagi,” imbuh Bejo.

SAR Lawet Perkasa dari Kebumen menuju Posko SAR Korwill II di Baron berkekuatan tujuh personel melalui jalur darat.

Advertisement

Sekitar pukul 05.00 WIB mereka sampai di Posko SAR Korwill II. Pencarian dilakukan terpadu dengan SAR Korwill II yang menurunkan lima personil digabung dengan empat personil dari SAR Lawet Perkasa.

“Meskipun kami sudah bertolak ke Kebumen, kami tetap meminta bantuan dari SAR Korwill II untuk menghimpun informasi. Misal ada informasi dari nelayan yang menemukan Sutiman, tolong dikoordinasikan dengan kami,” papar Bejo.

Koordinator SAR Korwill II Gunungkidul Marjono menuturkan siap membantu memberikan informasi. Ia berkoordinasi dengan nelayan untuk memberikan informasi apabila menemukan Sutiman alias Panjul. “Kami juga akan terus memantau,” paparnya.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif