Ilustrasi petani menebar pupuk (JIBI/Solopos/Dok) Ilustrasi petani menebar pupuk (JIBI/Solopos/Dok)
Kamis, 16 Januari 2014 20:38 WIB Herdiyan/JIBI/Bisnis Indonesia Ekonomi Share :

Pupuk Indonesia Siap Atasi Kelangkaan di Daerah

Solopos.com, JAKARTA—PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero) siap mengatasi kelangkaan di sejumlah daerah akibat keterlambatan sejumlah pemerintah daerah mengeluarkan ketentuan alokasi pupuk bersubsidi awal tahun ini.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Holding (PIHC) Harry Purnomo mengatakan pihaknya berkomitmen menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi yang dibutuhkan oleh petani sepanjang tersedianya rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

“Apalagi, stok pupuk berlimpah,” katanya dalam keterangan pers seperti dikutip dari situs Kementerian BUMN, Kamis (16/1/2014).

Pada 7 Januari 2014, total stok pupuk mencapai 1,38 juta ton atau 103% dari ketentuan stok yang disyaratkan oleh Kementerian Pertanian sebesar 539.503 ton.

Menurut Harry, kelangkaan pupuk yang terjadi, antara lain akibat jatah pupuk bersubsidi 2013 di beberapa kota sudah habis. Bahkan, imbuhnya, sejak November tahun lalu anggaran subsidi pupuk sebesar Rp15,8 triliun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani yang tinggi pada musim tanam kali ini.

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…