Ilustrasi kambing Ilustrasi kambing. (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Selasa, 14 Januari 2014 17:15 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

HEWAN MISTERIUS WONOGIRI
Pemangsa Kambing Diduga Macan, Warga Takut

Solopos.com, WONOGIRI – Hewan misterius berkeliaran di Wonogiri, tepatnya Desa Sukoboyo, Slogohimo.. Empat ekor kambing mati dengan kondisi daging hilang dan jeroan terburai. Diduga kambing-kambing itu mati karena dimangsa macan.

Berkembang kabar binatang itu adalah macan namun ada juga yang menyebutnya srigala. Sarno, warga Slogohimo menduga binatang pemangsa kambing adalah sejenis macan.

“Saat kejadian, anjing-anjing milik warga hanya menggonggong keras. Tak ada warga yang berani keluar rumah, apalagi kondisi hujan.”

Menurutnya, kematian kambing kali pertama dilihat oleh Saripin.

Akibat kejadian itu, dua warga itu menderita kerugian senilai Rp5 juta-an. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Slogohimo, Jarno saat mengonfirmasi menjelaskan, kambing-kambing yang mati sudah dikubur.

“Kambing milik Wirorejo diperkirakan dimangsa binatang buas sejenis macan Senin (13/1) sekitar pukul 22.30 WIB.”

Lebih lanjut dijelaskannya, dari perbincangannya dengan warga, binatang yang memangsa kambing diketahui binatang besar.

“Dilihat dari bekas telapak kaki seperti telapak kaki macan. Besarnya sekepal tangan dan dalam tidak seperti bekas telapak anjing yang kecil.”

Jarno menyatakan, kematian kambing berlangsung antara pukul 22.30 WIB hingga Selasa sekitar pukul 03.00 WIB.

“Pak Saripin hanya mengebrak-gebrak dinding rumah namun tidak berani keluar mendengar suara anjing menggonggong keras. Pak Saripin hanya memperkirakan binatang itu besar. Dari delapan ekor kambing milik Pak Saripin, ada tiga ekor yang mati, tiga ekor luka dan dua ekor yang selamat.”

Jarno berharap, warga setempat meningkatkan kewaspadaan dan siskamling.

 

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…