Syamsir Alam. DokJIBI/Solopos/Antara
Jumat, 3 Januari 2014 14:54 WIB JIBI/SOLOPOS/Newswire Indonesia Share :

JELANG IIC 2014
Sriwijaya Krisis Striker

Solopos.com, PALEMBANG – Sriwijaya FC didera krisis striker jelang turnamen paruh musim Inter Island Cup 2014, 10-25 Januari 2014. Selain masih kekurangan stok striker, Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya, juga diganggu dengan cedera Samsir Alam.

Hal ini diungkapkan Pelatih Sriwijaya FC, Subangkit, seperti dilansir Antara, Jumat (3/1/2014). Subangkit mengaku, saat ini Sriwijaya hanya memiliki satu striker murni, yakni Samsir, namun eks pemain CS Visse Belgia dan DC United, itu harus menjalani perawatan selama dua pekan, menyusul cedera bahu.

“Hingga kini Sriwijaya FC hanya memiliki Samsir Alam sebagai penyerang murni. Tentunya kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena dalam suatu tim setidaknya ada lima orang,” tutur Subangkit.

“Samsir masih meragukan. Jika tidak dapat diturunkan artinya mau tidak mau menurunkan pemain U-21 yang dipromosi ke senior, Risky Dwi Ramadhana,” katanya.

Selain Samsir terdapat juga empat pemain lainnya mengalami cedera, yakni M. Sobran, M. Hamzah, Erol Iba dan Lancine Kone.

Terkait dengan target, mantan pelatih U-21 Sriwijaya FC itu menyatakan tetap memegang amanah manajemen klub yang menginginkan mempertahankan gelar juara turnamen Inter Island Cup (IIC) musim lalu.

“Kondisi memang sulit, tapi tidak memupuskan keinginan menjadi juara,” katanya.

Sementara ini, Laskar Wong Kito telah diperkuat 24 orang pemain untuk mengarungi Liga Super Indonesia (ISL) musim 2014-2015.

Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri, menyatakan pihaknya masih berburu pemain hingga batas akhir penutupan bursa pada Februari 2014 untuk menggenapkan menjadi 30 orang. “Skuat tim saat ini belum final karena masih ada sejumlah pemain yang dibidik, yakni sesuai target pada kompetisi 2014 sukses menjadi juara,” ujar Robert.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…