Ilustrasi HIV/AIDS (JIBI/Reuters/Dok.) Ilustrasi HIV/AIDS (JIBI/Reuters/Dok.)
Rabu, 13 November 2013 00:29 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Solo Share :

KASUS HIV/AIDS
KPA Solo Temukan 8 Waria & Gay Idap HIV/Aids

Solopos.com, SOLO —Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Solo mencatat perubahan tren penularan pengidap HIV/Aids di Kota Bengawan. KPA menemukan 8 kasus waria dan gay mengidap HIV/Aids.

Jika biasanya penularan penyakit tersebut melalui hubungan seksual lawan jenis, kasus terbaru mengungkap sebaliknya. Pada September 2013, KPA menemukan delapan kasus orang dengan HIV/Aids (ODHA) dari kalangan gay dan waria.

Pengelola Program KPA Solo, Tommy Prawoto, saat ditemui wartawan di Balai Kota, Selasa (12/11), mengatakan delapan kasus waria dan gay teridap HIV/Aids pada September terhitung cukup tinggi.

Pasalnya, KPA maksimal hanya menemukan maksimal satu kasus pada bulan-bulan sebelumnya. “Biasanya penularan penyakit ini melalui hubungan heteroseksual. Penemuan ini cukup mengejutkan,” ujarnya.

Tommy memaparkan para gay dan waria yang mengidap penyakit tersebut rata-rata berusia produktif yakni antara 20 tahun hingga 23 tahun. Dengan kondisi itu, pihaknya berasumsi hubungan seks sesama jenis mulai dilakukan ODHA sejak berumur di bawah 20 tahun.

“Yang terinfeksi kebanyakan gay dan waria yang masih muda, atau sering disebut brondong manis,” ucapnya.

Untuk mencegah tren baru itu menjalar, pihaknya getol melakukan sosialisasi HIV/Aids di sejumlah komunitas, tak terkecuali komunitas waria dan gay.

Terus Melonjak

Pada bagian lain, KPA menyoroti jumlah penderita HIV/Aids secara keselurahan yang terus meningkat setiap bulannya. Pada Agustus, Tommy mencatat terpadat 10 orang ODHA. Sementara bulan selanjutnya penderita bertambah menjadi 21 orang.

“Bulan Oktober jumlahnya naik lagi menjadi 22 jiwa,” urainya.

Sementara berdasarkan data KPA, jumlah akumulai penderita HIV/Aids di Soloraya mencapai 1.134 kasus per Oktober 2013. Kota Solo mengambil porsi sekitar 20% dari penderita yakni 225 jiwa. Dari seribuan kasus tersebut, 741 di antaranya positif Aids. “Pelanggan atau lelaki berisiko tinggi (LBT) masih mendominasi kasus dengan angka 64%,” ungkap Tommy.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…