Presiden FIFA, Sepp Blatter. DokJIBI/Solopos/Reuters
Sabtu, 26 Oktober 2013 04:00 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Solopos Internasional Share :

PRESIDEN FIFA Ingin Tambah Jatah Negara Afrika & Asia di Piala Dunia

Solopos.com, ZURICH – Presiden FIFA, Sepp Blatter, ingin menambah jatah tim-tim dari negara-negara di Afrika dan Asia dalam Piala Dunia. Ia menilai seharusnya jatah bagi negara di Asia dan Afrika pada gelaran Piala Dunia, sama dengan yang diberikan untuk wilayah Eropa dan Amerika Selatan.

Blatter, dalam tulisannya untuk majalah baru FIFA yang terbit mingguan, mengatakan salah bahwa tim-tim negara Eropa dan Amerika Selatan mendominasi di Piala Dunia. Padahal, negara-negara di wilayah Eropa maupun Amerika Selatan,

jumlahnya lebih sedikit yang menjadi anggota FIFA, dibandingkan dari Afrika dan Asia.

“Dari perspektif olahraga secara murni, saya ingin melihat globalisasi akhirnya ditangani secara serius dan asosiasi dari Afrika serta Asia diberi status yang lebih layak di Piala Dunia FIFA,” tulis Blatter dalam majalah yang diterbitakan Jumat (25/10/2013), seperti dilansir Reuters, Sabtu (26/10/2013).

“Ini tidak bisa bahwa konfederasi dari Eropa dan Amerika Selatan mengklaim mayoritas di Piala Dunia [dengan 18 atau 19 tim] karena jika digabungkan jumlah anggota mereka [63 negara] lebih sedikit dibanding [jumlah gabungan] Afrika dan Asia [yang mencapai 100 negara].”

“Afrika, konfederasinya menempati jumlah keanggotaan terbanyak [54], sayangnya kurang terwakili di Piala Dunia, hanya memperoleh lima tempat.”

Untuk Piala Dunia 2014 di Brazil, 53 negara Eropa anggota FIFA telah bersaing untuk mendapatkan 13 tiket ke putaran final. Sementara, 54 negara Afrika hanya mendapatkan jatah lima tiket dan Asia hanya mendapatkan jatah mengirimkan empat wakilnya.

“Kondisi yang cacat ini harus diperbaiki,” imbuh Blatter.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…