Jumat, 25 Oktober 2013 16:45 WIB Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos Solo Share :

KENDARAAN OPERASIONAL
Lurah Pasar Bakal Terima Motor Dinas Baru

Solopos.com, SOLO — Lurah pasar tradisional serta petugas penarik retribusi pedagang kaki lima (PKL) bakal mendapat tambahan fasilitas berupa motor dinas baru. APBD 2014 bakal mengalokasikan duit untuk pengadaan 40 unit sepeda motor dinas tersebut.

Dari nota penjelasan hasil pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2014, pengadaan sepeda motor dinas untuk lurah pasar dan petugas penarik retribusi PKL senilai Rp750 juta.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo, Honda Hendarto, menuturkan penambahan tersebut dilakukan lantaran selama ini para lurah pasar dan petugas penarik retribusi PKL mengandalkan sepeda motor pribadi untuk menjalankan tugas mereka.

“Akhirnya, dalam pembahasan kemarin disepakati pengadaan 40 motor dinas untuk lurah pasar dan petugas penarik retribusi PKL untuk menunjang kinerja mereka. Nilainya, sekitar Rp750 juta itu termasuk untuk pembayaran pajak dan berbagai keperluan lain terkait pengadaan tersebut,” ungkapnya, Jumat (25/10/2013).

Diakuinya, penambahan tersebut belum mengkaver keseluruhan terutama bagi para petugas penarik retribusi PKL.

“Ini baru kali pertama untuk pengadaan tersebut. Memang belum bisa mengkaver untuk kebutuhan semua terutama petugas penarik retribusi PKL. Nanti akan kami upayakan di penganggaran selanjutnya agar kekurangan tersebut bisa terkaver,” katanya.

Pihaknya berharap ada imbal balik dari penambahan fasilitas tersebut.

“Ya kami berharap kinerja mereka bisa meningkat dengan tambahan penunjang operasional para petugas tersebut. Pendapatan retribusi kami harapkan bisa ditingkatkan,” urai dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo, Subagyo, mengatakan pengadaan tersebut sudah mengkaver operasional seluruh lurah pasar tradisional yang ada di Kota Bengawan. Disampaikannya, dari 43 pasar tradisional terdapat 38 lurah.

Diakuinya, pengadaan tersebut belum bisa mengkaver kebutuhan seluruh petugas penarik retribusi PKL.
“Pengadaan itu ada 40 unit sepeda motor. Ini nanti diprioritaskan untuk lurah pasar dulu. Jadi, dari jumlah tersebut masih ada sisa dua unit sepeda motor untuk petugas penarik retribusi PKL. Memang jumlah petugas penarik retribusi ada 10 orang. Untuk kekurangan nanti kami ajukan bertahap,” ungkap dia.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…