Raja Solo Dukung Kirab, Jadwal Kirab Berubah

Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi (JIBI/Agoes Rudianto/dok)Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi (JIBI/Agoes Rudianto/dok)

Solopos.com, SOLO--Penyelenggaraan Kirab Mangayubagyo Raja Solo yang digagas Pemkot Solo didukung sepenuhnya oleh Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi. Hanya saja, waktu kirab terpaksa mundur satu hari dari jadwal semula, yakni Selasa, 29 Oktober.

Sebelumnya, Pemkot menggagas kirab pada 28 Oktober yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda. Dukungan raja Solo dalam penyelenggaran kirab dinyatakan baik tersirat maupun tersurat. Perubahan waktu kirab dan dukungan itu diketahui saat Ketua DPRD Solo, Y.F Sukasno sowan kepada Hangabehi di Sasana Putra, Keraton Solo, Rabu (23/10/2013) sore.

Dalam selembar kertas dalam bentuk print out, PB XII Hangabehi menuliskan, “Saya selalu mendukung setiap langkah yang dilakukan oleh siapa pun, demi kebaikan Keraton Surakarta Hadiningrat. Apalagi inisiatif ini dilakukan oleh pemerintah melalui Pemkot dan Muspidanya.
Mangga saya setuju, Pemkot mempunyai rencana seperti apa, saya akan mendukung sepenuhnya. Satu lembar kertas tertanda PB XIII Hangabehi, yang dibuat di Surakarta tertanggal 23 Oktober 2012.”

“Saya datang ke sini untuk sowan kepada Sinuhun. Dan akan saya sampaikan hasilnya kepada Pak Wali Kota. Dari dawuh Sinuhun, acara kirab mundur satu hari, yaitu Selasa, 29 Oktober pukul 09.00 WIB. Apapun dawuh dari Sinuhun kami siap,” papar Sukasno sembari menunjukkan bukti dukungan tersurat dari PB XIII Hangabehi, di ruang Sasana Putra, Keraton Solo, Rabu.

Dalam pertemuan tersebut, PB XIII Hangabehi didampingi mantan Bupati Wonogiri, Begug Purnomosidi dan istri termuda Hangabehi, BRAy Asih Winarni. Sementara kerabat dan K.G.P.H Panembahan Agung (PA) Tedjowulan berada di luar ruang terpisah. “Ya, benar (kirab) diundur Selasa, 29 Oktober. (itu) Hari baik,” papar PB XIII Hangabehi menegaskan apa yang disampaikan Sukasno.

Sukasno yang menjadi penanggungjawab penyelenggaraan kirab akan menyampaikan kepada Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo perihal isi materi pertemuan dengan Raja Solo, PB XIII Hangabehi. Ihwal rute kirab, Sukasno belum membeberkan lebih jauh.

Sebab, saat ini yang diperlukan kesediaan Hangabehi dalam pelaksanaan kirab. “Itu hal teknis, saya belum terpikir ke arah sana. Nah, untuk hari dan tanggal perubahan, ya prayogine hari itu (Selasa) baik. Itu semua dawuh Sinuhun. Sabdo pandito ratu tidak boleh kita bantah,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Pemkot merencanakan menggelar Kirab Mangayubagyo Raja Keraton Solo, Senin (28/10). Acara yang dimulai dari Balai Kota akan mengarak Paku Buwono (PB) XIII ke Sasana Sewaka, Keraton Solo. Namun di tengah, Lembaga Dewan Adat Keraton menjenggal rencana pelaksanaan kirab dengan meragukan keaslian surat perintah mediasi dari Kemendagri. Namun Wali Kota dan Ketua DRPD Solo menunjukkan keaslian surat dengan tembusan Presiden RI.

Editor: | dalam: Solo |
Menarik Juga »