Ilustrasi (Dok/JIBI/Solopos)
Kamis, 10 Oktober 2013 14:02 WIB Demis Rizky Gosta/JIBI/Bisnis Ekonomi Share :

UPAH PEKERJA
Inpres No. 9/2013 : UMP Serentak Diumumkan 1 November

Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Googleimage)

Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Googleimage)

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9/2013 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) harus diumumkan secara serentak 1 November. Inpres itu ditandatangani pada bulan lalu.

Presiden, melalui Inpres tersebut, memerintahkan gubernur setiap provinsi untuk menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi masing-masing setiap 1 November.

Gubernur juga diberikan tanggung jawab untuk menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Kabupaten/Kota segera setelah Kabupaten/Kota di wilayahnya menetapkan upah minimum.

Kepala Negara juga menginstruksikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk merumuskan dan menetapkan kebijakan pengupahan dalam bentuk sistem pengupahan nasional.

Sistem pengupahan nasional dibentuk untuk memastikan penetapan upah minimum oleh kepala daerah didasarkan pada upaya mencapai Kebutuhan Hidup Layak, produktivitas pekerja, dan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, Inpres No.9/2013 memerintahkan perbedaan besaran kenaikan upah minimum sektor industri padat karya di daerah yang upah minimumnya masih berada di bawah nilai KHL.

Adapun daerah yang telah melebihi nilai KHL, Presiden menginstruksikan penetapan upah minimum melalui kesepakatan bipartit antara pemberi kerja dan pekerja.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…