Jogja
Rabu, 9 Oktober 2013 - 09:30 WIB

Tujuh Kecamatan di Kulonprogo Dilanda Kekeringan

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kekeringan. (JIBI/Solopos/Dok.)

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak tujuh kecamatan di Kulonprogo dilanda kekeringan. Persediaan air bersih hanya digunakan untuk minum dan gagal panen menjadi indikasi wilayah itu kekurangan air.

Wilayah tersebut meliputi, Kalibawang, Kokap, Girimulyo, Pengasih, sebagian Nanggulan, Sentolo, serta Samigaluh.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Untung Waluyo, menyebutkan, beberapa proposal dari desa telah diterima terkait permintaan dropping air bersih.

Advertisement

Kendati demikian, ia belum tahu persis jumlah daerah yang telah tersalurkan air bersih. “Tapi yang jelas secepatnya proposal-proposal ini akan kami penuhi permintaannya,” ujar dia, Selasa (8/10/2013).

Ia mengatakan telah bekerjasama dengan PDAM dalam penyaluran air bersih sehingga penyaluran lebih efisien dan menghemat waktu. Saat ini, BPBD sudah memiliki satu armada tangki air dengan kapasitas 5.000 liter. Rata-rata, tiap hari terdapat dua sampai tiga kali pengiriman air bersih ke daerah-daerah yang membutuhkan.

“Jika nanti pihak desa yang sudah memasukkan proposal kekurangan air bersih lagi, tidak perlu membuat proposal ulang, melainkan cukup menghubungi via telepon,” tutur Untung.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif