Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah (JIBI/dok) Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah (JIBI/dok)
Rabu, 9 Oktober 2013 19:43 WIB Mia Chitra Dinisari/JIBI/Bisnis Hukum Share :

KASUS AKIL MOCHTAR
Jumat, KPK Periksa Atut

Ratu Atut

Ratu Atut

Solopos.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Jumat (11/10/2013). Atut diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengungkapkan, KPK telah mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kepada Atut.
“Iya surat panggilan sudah disampaikan,” katanya di Jakarta, Rabu (9/10/2013).

Menurutnya, Atut justru akan menjadi saksi untuk tersangka untuk tersangka STA (Susi Tur Andayani), bukan untuk Tb Chaeri Wardana, adik kandungnya yang juga sudah menjadi tersangka.

Pemeriksaan, terkait adanya dugaan Atut mengetahui kasus suap yang menjerat adiknya itu. Bahkan, ada kabar yang menyebutkan jika Atut yang memerintahkan pemberian suap kepada Ketua Mahkamah Agung non aktif Akil Mochtar.

Sebelumnya, Atut juga sudah dicegah bepergian ke luar negeri oleh KPK, selama enam bulan ke depan.

Dalam kasus suap sengketa pilkada di MK dengan tersangka Akil Mochtar itu, KPK telah menetapkan enam orang tersangka.

Yaitu, dalam kasus suap pilkada Gunung Mas yakni AM (Akil Muchtar) yang merupakan ketua MK, dan CHN (Chairunnisa)  anggota DPR dari Fraksi Golkar. Keduanya, diduga sebagai penerima dan melanggar pasal 12c UU Tipikor juncto pasal 55 ke 1 KUHP.

Sedangkan HB (Hambit Bimit) yang merupakan Kepala Daerah dan CN (Cornelis Nalau) pengusaha swasta selaku pemberi dan melanggar pasal 6 ayat 1 huruf A UU Tipikor juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Barang bukti yang disita dalam kasus itu yakni uang tunai senilai US$22.000 dan 284.050 dollar Singapura.

Sementara itu, dalam kasus suap pilkada Banten ditetapkan sebagai tersangka yakni STH (Susi Tut Handayani) dan AM (Akil Muchtar) selaku penerima suap, diduga melanggar pasal 12C UU Tipikor Juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, atau pasal 6 ayat 2 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Tersangka lainnya, yakni TCW (Tb Chaeri Wardhana) merupakan pemberi suap dan diduga melanggar pasal 6 ayat 1 huruf A UU Tipikor juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Adapun barang bukti yang disita yakni uang senilai Rp1 miliar. Uang tersebut berupa pecahan seratus ribu rupiah, dan lima puluh ribu rupiah, yang disita di Lebak Banten.

lowongan kerja
lowongan kerja RS. Islam Klaten, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
WONDERFUL LIFE: THE NOVEL
Dari Mao Ke Marcuse [Cover Baru]
Dalam Bayang-Bayang Lenin [Cover Baru]
Pemikiran Karl Marx ( Cover Baru)

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…