KPU Logo KPU (JIBI/Dok)
Senin, 23 September 2013 20:46 WIB Insetyonoto/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

PEMILU 2014
5 Anggota KPU Jateng 2013-2018 Wajah Baru

Logo KPU

Logo KPU

Solopos.com, SEMARANG — Lima anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng periode 2013-2018 diisi wajah baru, tidak menyisakan satu pun incumbent atau petahana.

Anggota Tim Seleksi (Timsel) KPU Jateng, Fitriyah, mengatakan penetapan lima anggota KPU dilakukan KPU pusat.

”Saya sudah mendapat informasi KPU pusat telah menetapkan lima anggota KPU Jateng periode 2013-2018,” katanya ketika dihubungi Solopos.com di Semarang, Senin (23/9/2013).

Lima anggota KPU Jateng itu masing-masing, Wahyu Setiawan (Ketua KPUD Banjarnegara), Diana Ariyanti (KPUD Boyolali), Ikhwanudin (KPUD Batang), Joko Purnomo (Ketua KPUD Wonogiri), dan Hakim Junaidi (Ketua KPUD Kota Semarang).

Sedang empat incumbent anggota KPU Jateng yang mendaftar lagi yakni Ketua KPUD Jateng, Fajar Subhi dan anggota Nuswantoro Dwiwarno, Andreas Pandingan, Ahmad Junaidi gagal.

Fajar dan Nuswantoro masuk 10 besar, tapi gagal masuk lima besar.

Menanggapi tidak adanya incumbent yang terpilih kembali, Fitriyah, menyatakan tidak akan mengganggu kinerja KPU Jateng dalam pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014.

”Mereka yang terpilih sudah melalui fit and proper test sehingga memiliki kapasitas dan kapabilitas sebagai penyelenggara pemilu, sehingga persiapan pileg mendatang tidak akan terganggu,” papar mantan anggota KPU Jateng ini.

Sementara, Hakim Junaidi, menyatakan pelantikan anggota KPU Jateng periode 2013-2018 akan dilakukan di Kantor KPU Pusat di Jakarta pada Selasa (24/9/2013).

”Saya sudah mendapatkan surat undangan pelantikan pada Selasa besok [Selasa ini],” ujar dia.

Terpisah, Nuswantoro Dwiwarno, mengucapkan selama kepada lima anggota KPU Jateng yang baru. ”Semoga bisa bekerja lebih baik, dari kami,” kata dia sambil menambahkan legawa tidak terpilih lagi menjadi anggota KPU Jateng.

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…