Lokasi penemuan mayat Siska (Himawan Ardhi Ristanto/JIBI/Solopos) Lokasi penemuan mayat Siska (Himawan Ardhi Ristanto/JIBI/Solopos)
Minggu, 22 September 2013 19:40 WIB Himawan Ardhi Ristanto/JIBI/Solopos Sragen Share :

PENEMUAN MAYAT SRAGEN
Pemilik Salon Jadi Korban Mutilasi

Lokasi penemuan mayat Siska (Himawan Ardhi Ristanto/JIBI/Solopos)

Lokasi penemuan mayat Siska (Himawan Ardhi Ristanto/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SRAGEN — Siska Tri Wijayanti, 23, Pemilik Salon Kencana di Sragen diduga menjadi korban pembunuhan. Korban ditemukan di sungai Mungkung, perbatasan Dusun Karangmanis, Desa Pandak, Kecamatan  Sidoharjo, dan Dusun Gabusan, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, Minggu (22/9/2013).

Saat ditemukan korban dalam kondisi telungkup di sungai tersebut. Jasad korban ditemukan tanpa kepala, tangan bagian kanan putus di bagian lengan, kaki  kanan putus sebatas engkel, kaki kiri putus sebatas paha, dan pada bagian perut dalam kondisi terkoyak. Kuat dugaan korban dibakar sebelum dibuang, karena sekujur tubuh korban hangus terbakar.

Wagiman, 40, Saksi mata warga Dusun Gabusan RT 1,  saat ditanya wartawan, mengatakan sedang mencari ikan di sungai Mungkung, tetapi sekitar pukul 11.00 WIB, teman korban, Riki, melihat seonggok badan di tengah sungai, yang dikira bangkai sapi. Karena curiga, Riki, membalikkan badan tersebut ternyata badan manusia.

“Saya mau pulang, karena enggak dapat ikan, sekira pukul 11.30 WIB.  Tetapi, Riki, teriak iki wong, langsung lari. Saya coba lihat ternyata bener, segera warga lapor Babinsa Tangkil,” ujar dia.

lowongan kerja
lowongan kerja PT.DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…