Pasangan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yuro) saat berkampanye di SMK Wikarya Karanganyar, Kamis (12/9/2013). Pasangan tersebut diperingatkan Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Karanganyar lantaran berkampanye di sekolah-sekolah. (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Espos) Pasangan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yuro) saat berkampanye di SMK Wikarya Karanganyar, Kamis (12/9/2013). Pasangan tersebut diperingatkan Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Karanganyar lantaran berkampanye di sekolah-sekolah. (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Espos)
Kamis, 12 September 2013 15:24 WIB Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

PILKADA KARANGANYAR
Pasangan Yuro Disemprit Panwaslu

Solopos.com, KARANGANYAR— Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Karanganyar memperingatkan pasangan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yuro) saat melakukan kampanye terbuka.
Pasalnya, pasangan nomor urut tiga itu berkampanye di sekolah dan rumah sakit.

Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Karanganyar, Mustari, mengatakan sesuai aturan para cabup-cawabup dilarang berkampanye di sejumlah fasum seperti pasar tradisional, terminal, rumah sakit termasuk sekolah. Praktiknya, pasangan Yuro secara terang-terangan menyambangi sekolah dan rumah sakit.

“Pasangan Yuro berkampanye di dua sekolah yakni SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar dan SMK Wikarya Karanganyar, itu jelas-jelas melanggar aturan kampanye,” katanya saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (12/9/2013).

Pihaknya langsung memperingatkan pasangan Yuro maupun tim sukses pemenangannya. Pasangan nomor urut tiga tersebut diminta agar tak berkampanye lagi di tempat-tempat yang dilarang. Apabila tak digubris maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas dengan memberikan sanksi.

Sebenarnya, pasangan Paryono-Dyah Shintawati (Pasti) juga melakukan pelanggaran serupa. Kala itu, pasangan nomor urut dua itu berkampanye di RS PKU Muhammadiyah pada masa kampanye putaran pertama lalu. Karena itu, pihaknya juga telah memperingatkan pasangan itu agar tak mengulangi lagi.

“Jadi seluruh pasangan melanggar aturan kampanye, mereka berkampanye di sejumlah fasum seperti pasar tradisional, terminal bus, rumah sakit maupun sekolah,” jelasnya.

Sementara cabup yang diusung empat parpol, Juliyatmono, menyatakan pihaknya hanya ingin menyerap aspirasi maupun permasalahan di bidang pendidikan dan kesehatan. Pihaknya ingin mendengar langsung permasalahan itu langsung dari masyarakat. Karena itu, pihaknya sengaja mengunjungi sekolah dan rumah sakit.

“Kami ingin mendengar langsung aspirasi maupun keluhan masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan,” pungkas dia.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. VENTURA CAHAYA MITRA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

Leave a Reply





iklan-mobile-1

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…