Ilustrasi (Dok/JIBI/SOLOPOS) Ilustrasi (Dok/JIBI/SOLOPOS)
Selasa, 10 September 2013 19:03 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Sragen Share :

MESUM DI WARNET
Sepasang Pelajar di Sragen Dikukut Polisi

ilustrasi (dok)

ilustrasi (dok)

Solopos.com, SRAGEN — Seorang pelajar SMK swasta di Kalijambe, MAG, 17, tepergok tengah masyuk dengan teman perempuannya yang juga berstatus pelajar, FNA, 16, di salah satu bilik di warung internet (warnet) di Dukuh Lemah Putih, Geneng, Miri, Senin (9/9/2013) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pelajar kelas XI yang tercatat sebagai warga Donoyudan, Kalijambe itu terancam pasal pencabulan dan perlindungan anak dibawah umur dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. Kedua pelajar digerebek petugas Polsek Miri yang sedang patroli.

Berdasarkan pengakuan kedua pelajar kepada petugas, mereka melakukan aksi nekat atas dasar suka sama suka. Namun korban yang tercatat sebagai warga Doyong, Miri masih di bawah umur, maka pelaku dikenakan pasal pencabulan dan perlindungan anak.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Mapolres Sragen, aksi amoral terungkap ketika kedua muda-mudi tengah bercumbu di sebuah bilik di warnet. Mereka datang menggunakan sepeda motor berboncengan dan masuk ke warnet sekitar pukul 13.30 WIB.

Sampai di bilik, keduanya membuka jejaring sosial facebook. Korban sempat meng-upload beberapa foto. Lantas mereka membuka gambar-gambar tidak senonoh. Diduga usai melihat gambar itu, keduanya mulai melakukan aksi amoral. Pelaku mulai mencium dan menggerayangi bagian atas tubuh korban. Pelaku juga meminta korban mengelus-elus alat vitalnya. Mereka tidak menyadari apabila semua adegan terekam kamera CCTV yang dipasang di setiap bilik di warnet.

Saat asyik itulah mereka tidak menyadari petugas warnet dan polisi menghampiri bilik. Kedua pelajar dibawa ke Polsek Miri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Sragen, AKBP Dhani Hernando, melalui Kasubbag Humas Polres Sragen, AKP Sri Wahyuni, membenarkan penggerebekan di warnet. Kasus tersebut kini dilimpahkan ke penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Sragen.
“Pelaku masih dalam pemeriksaan intensif tim unit PPA karena masih bertatus pelajar. Meski demikian pelaku tetap dijerat Pasal 82 UU RI nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak karena korban masih di bawah umur. Pelaku diancam 15 tahun,” kata Sri Wahyuni saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

lowongan kerja
lowongan kerja SPBU ARDIFA GRUP, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



sepatu

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…