SOLO SKIN ART EXHIBITION 2013
Hari Kedua Pameran, 164 Seniman Tato Jor-joran di TBS

Pameran Tato di SoloSalah satu peserta Solo Skin Art Exhibition 2013 mengikuti tattoo war di Pendapa Taman Budaya Jawa Tengah, Selasa (3/9/2013) . (Mahardini NA/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO – Solo Skin Art Exhibition 2013, digelar Selasa-Rabu (3-4/9/2013). Sebanyak 164 seniman tato unjuk kebolehan.

Desing lirih suara mesin tato bersahut-sahutan di Pendapa TBS (Taman Budaya Solo) atau Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Selasa (3/9). Hari ini, Rabu (4/9) merupakan hari kedua mereka berunjuk gigi dan akan jor-joran.

Sejumlah studio tato yang bergengsi seperti V Tattoo Studio (Amerika), Rosemarrie (Bali), Yury Skin Body Art (Surabaya), H 2000 Studio (Jakarta), hingga Skin Depp Art (Jogja) pamer karya bersama selama Selasa-Rabu (3-4/9).

Sejumlah agenda seperti Tattoo Expo, Tattoo War, Tattoo on Canvas, dan acara hiburan musik akan mengisi gelaran dua hari ini.

Gelaran yang mendapat dukungan dari Indonesian Subcultur ini juga mendapat perhatian dari Pemkot Solo. Kepala Disbudpar Solo, Widdi Srihanto, mengatakan pihaknya berharap seni tato yang berkembang di Solo bisa memberi warna di Kota Budaya ini.

“Kita berharap seni komunitas ini bisa lebih dihargai. Kita harapkan event ini bisa membawa nama Solo sebagai Kota Budaya. Saya melihat di sini ada kesempatan kerja [industri kreatif] yang besar,” urainya.

Ketua Penyelenggara, Vincent Heru Boim, mengutarakan tujuan acara ini belum beranjak dari spirit pembuka wacana publik yang beberapa kali masih melihat tato dari aspek negatif.

“Spiritnya masih sama. Biar masyarakat luas lebih mengenal tato. Tahun ini kami ingin lebih menantang seniman tato untuk adu kreativitas lewat ajang tattoo war,” pungkasnya.

Editor: | dalam: Solo |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »