Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar, Dwi Joko Mulyono. (Istimewa) Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar, Dwi Joko Mulyono. (Istimewa)
Minggu, 1 September 2013 13:57 WIB Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

PILKADA KARANGANYAR
3 Pasangan Diduga Nyolong Start Kampanye

 Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar, Dwi Joko Mulyono. (Istimewa)


Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar, Dwi Joko Mulyono. (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Tiga pasang calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) yang bertarung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar diduga mencuri start kampanye.

Ketiga kandidat diduga mencuri start kampanye saat menggelar sosialisasi di setiap wilayah. Mereka mengajak dan mempengaruhi warga untuk memilih pasangan tersebut.

Padahal sesuai tahapan Pilkada, masa kampanye para cabup-cawabup dilaksanakan mulai 5 September 2013. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar telah menyusun jadwal kampanye setiap pasangan. Semestinya, para pasangan mematuhi aturan yang disusun pihak penyelenggara Pilkada Karanganyar tersebut.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar, Dwi Joko Mulyono, mengatakan pihaknya menerima banyak laporan dari Panwaslu tingkat kecamatan terkait para pasangan yang diduga mencuri start kampanye. Sesuai aturan, terdapat beberapa unsur kampanye seperti mengajak dan mempengaruhi para warga.

“Saat kegiatan sosialisasi para kandidat jelas-jelas telah memenuhi unsur kampanye. Mereka sudah mengajak dan mempengaruhi para warga, otomatis ini pelanggaran,” ujarnya kepada Solopos.com, Minggu (1/9/2013).

Pihaknya tak segan-segan menindak pasangan yang melanggar aturan tanpa pandang bulu. Kendati demikian, pihaknya masih mengumpulkan bukti kuat pelanggaran aturan kampanye yang diduga dilakukan para pasangan.   Diharapkan para pasangan maupun tim sukses pemenangan mematuhi aturan kampanye yang telah ditetapkan. Hal ini mutlak dilaksanakan agar pelaksanaan pesta demokrasi terbesar di Bumi Intanpari berjalan mulus.

“Kami tak akan pandang bulu, siapapun yang melanggar akan diproses sesuai ketentuan,” jelas Joko.

lowongan kerja
lowongan kerja Solo Grand Mall, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…