WGM
Minggu, 1 September 2013 07:45 WIB Ayu Abriyani KP/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

Jambore Nasional Satpol PP Diharap Dapat Dongkrak Pamor WGM

Perahu di  Waduk Gajah Mungkur (WGM) (Dok/JIBI/Solopos)

Perahu di Waduk Gajah Mungkur (WGM) (Dok/JIBI/Solopos)

Solopos.com, WONOGIRI — Pelaksanaan Jambore Nasional Satuan Polisi Pamong Praja (Jamnas Satpol PP) di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri diharapkan mendongkrak kembali pamor objek wisata tersebut.

Direncanakan kegiatan itu diadakan Selasa-Kamis (10-12/9/2013) yang diikuti sekitar 1.000 orang peserta.

Kasubag TU UPT WGM, Pardiyanto, mengatakan secara tidak langsung, kegiatan itu bisa menjadi ajang promosi bagi keberadaan objek wisata tersebut. Sebab, setelah sejumlah hewan diambil Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah beberapa waktu lalu, ada penurunan jumlah pengunjung WGM.

“Setidaknya, kegiatan ini bisa memperkenalkan waduk dan meningkatkan kembali jumlah pengunjung. Apalagi, peserta dari seluruh nusantara akan datang selama tiga hari untuk mengikuti semua kegiatan. Diperkirakan ada sekitar 1.000 orang,” katanya kepada wartawan, Sabtu (31/8/2013).

Ia menambahkan kegiatan utama dipusatkan di lapangan depan panggung terbuka kompleks WGM. Sedangkan tenda untuk peserta akan ditempatkan di pinggir perairan WGM. Ia juga menyatakan saat pelaksanaan Jamnas Satpol PP, WGM tetap dibuka untuk umum.

Terkait persiapan sarana, Pardiyanto mengatakan tengah menyiapkan hal tersebut. Seperti fasilitas kamar mandi, musala dan lahan parkir kendaraan. “Di WGM ada 28 MCK, 19 di antaranya kamar mandi berkloset. Selain itu, ditambah kamar ganti di Waterboom sejumlah 21 unit,” ujarnya.

Untuk lahan parkir, lanjut dia, akan dimaksimalkan di beberapa kantong parkir seperti di sisi timur dan barat. Pihaknya juga berencana membuka dua pintu barat yang hanya dibuka saat-saat tertentu, sehingga ada pemisahan pintu masuk dan keluar untuk mengantisipasi kemacetan.

lowongan kerja
lowongan kerja GRAINS & DOUGH RESTAURANT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Tokoh Zaman yang Langka

Gagasan ini dimuat Harian Solopos Kamis (8/6/2017), ditulis A. Windarto, peneliti di Lembaga Studi Realino Sanata Dharma Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Esai Albertus Rusputranto P.A. berjudul Bung Karno, Lenso, Cha-Cha (Solopos, 2/6/2017) memperlihatkan betapa legendarisnya Presiden pertama Republik Indonesia itu. Pasukan pengawal…